Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika () telah memperbarui untuk wilayah Sumatera Barat pada Jumat, 20 Februari 2026. Mayoritas daerah di provinsi tersebut diperkirakan akan mengalami kondisi cuaca dominan berawan hingga cerah sepanjang hari, memberikan indikasi hari yang cukup bersahabat bagi aktivitas masyarakat.

Menurut data yang dirilis BMKG Stasiun Meteorologi Minangkabau, ibu kota provinsi, Padang, diprediksi akan cerah berawan dari pagi hingga malam hari. Suhu udara di Padang diperkirakan berkisar antara 24 hingga 32 derajat Celsius, dengan tingkat kelembaban yang cukup tinggi, yakni 65 hingga 95 persen. Kondisi angin umumnya bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan ringan.

Variasi Cuaca di Berbagai Wilayah

Meskipun secara umum cerah berawan, beberapa wilayah di Sumatera Barat menunjukkan variasi cuaca yang perlu diwaspadai. Daerah dataran tinggi seperti Bukittinggi dan Tanah Datar berpotensi mengalami kondisi berawan tebal. Bahkan, Bukittinggi diprediksi akan diguyur hujan ringan pada sore hari, dengan suhu yang lebih sejuk berkisar 19 hingga 28 derajat Celsius.

Sementara itu, wilayah pesisir selatan Sumatera Barat, termasuk Pesisir Selatan dan Kepulauan Mentawai, juga diperkirakan cerah berawan. BMKG tidak mengeluarkan peringatan dini terkait gelombang tinggi di perairan sekitar, namun masyarakat yang beraktivitas di laut tetap diimbau untuk waspada terhadap perubahan cuaca mendadak dan kondisi gelombang yang dapat berubah.

Imbauan BMKG kepada Masyarakat

Kepala Stasiun Meteorologi Minangkabau, Sakti Prabowo, menjelaskan bahwa kondisi cuaca pada Februari 2026 ini masih dalam kategori normal untuk Sumatera Barat. “Meskipun dominan cerah berawan, potensi hujan lokal dengan intensitas ringan hingga sedang tetap ada, terutama di wilayah pegunungan dan perbukitan pada sore hari. Masyarakat diimbau untuk selalu memantau informasi terbaru dari BMKG melalui kanal resmi kami,” ujar Sakti Prabowo.

BMKG juga mengingatkan agar masyarakat tetap menjaga kesehatan dan kewaspadaan, terutama bagi mereka yang beraktivitas di luar ruangan. Tidak ada peringatan dini cuaca ekstrem yang signifikan dikeluarkan untuk tanggal 20 Februari 2026, namun kewaspadaan terhadap perubahan mikro cuaca tetap penting.