Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Stasiun Meteorologi Juanda Surabaya mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk sebagian besar wilayah Jawa Timur pada hari Jumat, 21 Februari 2026. Masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai petir dan angin kencang, terutama pada siang hingga sore hari.
Prakiraan cuaca menunjukkan bahwa sejumlah daerah di Jawa Timur berpotensi mengalami kondisi cuaca yang kurang bersahabat. Wilayah yang diprediksi terdampak meliputi Surabaya, Sidoarjo, Gresik, Malang, Batu, Pasuruan, Probolinggo, Jember, Banyuwangi, Kediri, Madiun, dan Mojokerto. Kondisi ini diperkirakan akan berlanjut hingga malam hari, meskipun dengan intensitas yang lebih ringan.
Detail Prakiraan Cuaca dan Dampak Potensial
Pada siang hari, potensi hujan petir dan angin kencang sangat tinggi di beberapa kota besar dan kabupaten. Kondisi ini disebabkan oleh labilitas atmosfer yang kuat, adanya konvergensi massa udara, serta kelembaban udara yang tinggi di lapisan bawah atmosfer. Faktor-faktor ini mendukung pertumbuhan awan Cumulonimbus (Cb) yang dapat memicu hujan intensitas tinggi.
Menjelang malam, intensitas hujan diperkirakan akan menurun menjadi hujan ringan hingga sedang di sebagian besar wilayah. Meskipun demikian, masyarakat tetap diimbau untuk berhati-hati terhadap genangan air di jalan raya dan potensi pohon tumbang akibat angin kencang yang mungkin masih terjadi.
Suhu udara di Jawa Timur pada 21 Februari 2026 diprediksi berkisar antara 23 hingga 33 derajat Celsius, dengan kelembaban udara mencapai 65 hingga 95 persen. Angin dominan bertiup dari arah Barat Daya hingga Barat Laut dengan kecepatan antara 5 hingga 30 kilometer per jam.
Imbauan BMKG kepada Masyarakat
Kepala Stasiun Meteorologi Juanda, Nurul Huda, menekankan pentingnya kewaspadaan. “Kami mengimbau masyarakat untuk selalu memantau informasi cuaca terkini dari sumber resmi BMKG dan meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak yang mungkin timbul,” ujarnya. Dampak yang perlu diwaspadai antara lain banjir, tanah longsor di daerah rawan, genangan air, pohon tumbang, serta sambaran petir yang berbahaya.
BMKG juga menyarankan agar masyarakat yang beraktivitas di luar ruangan untuk mempersiapkan diri dengan membawa perlengkapan pelindung hujan dan menghindari berteduh di bawah pohon besar saat hujan disertai petir. Nelayan dan pengguna transportasi laut juga diminta untuk memperhatikan tinggi gelombang dan kondisi angin di perairan Jawa Timur.
