Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem di Jawa Tengah pada Minggu, 1 Februari 2026. Kondisi ini mencakup gelombang tinggi, hujan lebat disertai angin kencang, serta potensi banjir rob yang berisiko mengganggu aktivitas masyarakat dan pelayaran di 27 daerah.
Prakirawan BMKG Stasiun Maritim Tanjung Emas Semarang, Usman Effendi, secara khusus meminta warga untuk waspada. “Waspada kondisi perairan utara dan selatan Jawa Tengah Minggu (1/2), sebab selain rob juga gelombang tinggi kembali berlangsung,” ujarnya.
Ancaman Gelombang Tinggi dan Banjir Rob
Gelombang tinggi dengan ketinggian 1,25 hingga 2,5 meter disertai hujan badai terpantau berlangsung di seluruh perairan utara dan selatan Jawa Tengah. Kondisi ini sangat berisiko terhadap aktivitas pelayaran, terutama bagi kapal nelayan, tongkang, serta kapal barang dan penumpang, khususnya saat kecepatan angin di atas 15 knot.
Selain itu, air laut pasang atau rob dengan ketinggian maksimum 1 meter diperkirakan terjadi pada pukul 18.00 hingga 22.00 WIB di perairan utara Jawa Tengah. Usman Effendi menjelaskan bahwa rob ini berdampak pada banjir di sejumlah daerah di Pantura, mulai dari Brebes hingga Rembang. Banjir yang terjadi di kawasan pesisir tersebut akan sulit surut karena terhambat oleh air pasang yang mengalir ke laut.
Potensi Cuaca Ekstrem di 27 Daerah
Prakirawan BMKG Stasiun Meteorologi Ahmad Yani Semarang, Arif N, menambahkan bahwa cuaca ekstrem masih berpotensi terjadi di 27 daerah di Jawa Tengah. Cuaca ekstrem ini, berupa hujan lebat disertai angin kencang dan sambaran petir, berpotensi di kawasan pegunungan, dataran tinggi, dan daerah di Pantura.
Warga diimbau untuk waspada terhadap bencana hidrometeorologi seperti tanah longsor, banjir, dan angin puting beliung. Daerah-daerah yang berpotensi mengalami cuaca ekstrem tersebut meliputi Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, Wonosobo, Mungkid, Boyolali, Klaten, Karanganyar, Sragen, Kudus, Jepara, Demak, Ungaran, Temanggung, Kendal, Batang, Kajen, Pemalang, Slawi, Brebes, Magelang, Salatiga, Pekalongan, Tegal, Bumiayu, Majenang, dan Ambarawa.
Arif juga menjelaskan bahwa daerah lainnya di Jawa Tengah akan diguyur hujan ringan-sedang. Angin bertiup dari arah barat ke utara dengan kecepatan 10-25 kilometer per jam, suhu udara berkisar 18-32 derajat celcius, dan kelembaban udara berkisar 60-95%.
