Jakarta – San Antonio Spurs harus mengakui keunggulan tipis New York Knicks dalam pertandingan kedua Final NBA 2026. Bermain di kandang sendiri, Frost Bank Center, Texas, pada Sabtu, 6 Juni 2026 pagi WIB, Spurs takluk dengan skor 104-105. Kekalahan ini membuat Knicks kini memimpin seri final 2-0.

Sorotan utama tertuju pada bintang muda Spurs, Victor Wembanyama, yang melakukan dua kesalahan fatal di detik-detik krusial pertandingan. Blunder tersebut terbukti sangat merugikan timnya yang sejatinya memiliki peluang untuk membalikkan keadaan.

Blunder Krusial Wembanyama di Akhir Laga

Pada 10 detik terakhir pertandingan, San Antonio Spurs berkesempatan untuk membalikkan skor. Namun, Wembanyama mengalami nasib apes saat melancarkan serangan balik. Setelah berhasil mengambil rebound, Wembanyama sempat mendribel bola sebelum mengoperkannya kepada Stephon Castle di depannya, dengan maksud melakukan fast break.

Sayangnya, Castle tidak melihat operan tersebut, sehingga bola kiriman Wembanyama justru mengenai punggungnya. Jalen Brunson dari Knicks dengan sigap mengamankan bola, yang kemudian berujung pada pelanggaran. Brunson berhasil mengeksekusi free throw, membawa Knicks unggul 105-104.

Drama belum berakhir. Di tujuh detik terakhir, Spurs kembali dalam posisi menyerang untuk merebut kemenangan. Victor Wembanyama melepaskan tembakan, namun upaya tersebut gagal masuk dan bel tanda berakhirnya pertandingan pun berbunyi. Tuan rumah harus menerima kekalahan tipis di hadapan pendukungnya.

Performa Wembanyama: Top Skor dengan Awal Lambat

Meskipun melakukan kesalahan krusial di akhir laga, Wembanyama tercatat sebagai pencetak poin terbanyak bagi Spurs dengan total 29 poin. Namun, performanya di paruh pertama pertandingan sempat kurang meyakinkan, di mana ia hanya mampu mencetak tujuh poin.

Game ketiga Final NBA 2026 dijadwalkan akan digelar di kandang New York Knicks pada Jumat, 9 Juni 2026. Pertanyaan besar kini menggantung, apakah San Antonio Spurs mampu bangkit dan membalikkan keadaan di sisa seri final ini?