Dua ekor sapi jenis Limosin kiriman Presiden Prabowo Subianto tiba di Desa Agusen, Blangkejeren, Kabupaten Gayo Lues, Aceh, pada Jumat pagi, 20 Maret 2026. Bantuan ini disalurkan untuk tradisi Meugang menyambut Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah, memberikan kebahagiaan bagi warga yang sebagian besar merupakan korban banjir bandang.

Kepala Desa Agusen, Ramadhan, menyatakan bahwa sapi-sapi tersebut akan segera dipotong dan dagingnya dibagikan secara merata kepada setiap keluarga. “Ya jadi total ada empat, dua sapi dari hasil urunan warga, dua sapi dari Bapak Presiden Prabowo. Tidak ada banyak yang bisa disampaikan, terima kasih Pak. Kami korban bencana tapi juga Lebaran gembira,” ujar Ramadhan di desanya.

Desa Agusen merupakan salah satu dari 1.455 desa di Aceh yang menerima bantuan sapi untuk tradisi Meugang. Masyarakat yang terdampak banjir bandang pada November 2025 menyampaikan apresiasi mendalam atas perhatian Presiden terhadap kondisi mereka.

Syahril, salah seorang warga setempat yang rumahnya hanyut diterjang banjir, mengungkapkan bahwa bantuan ini menjadi pelipur lara di tengah persiapan Lebaran. “Syukur kami. Pemerintah hadir, Presiden yang jauh di Jakarta di pusat sana rasanya berada di tengah-tengah kami juga,” kata Syahril.

Dampak Banjir Bandang November 2025

Desa Agusen mengalami dampak parah akibat banjir bandang dan tanah longsor yang melanda pada akhir November 2025. Desa ini dihuni oleh 279 keluarga yang tersebar di empat dusun, yakni Toa, Uken, Singah Mule, dan Pal15.

  • Di Dusun Uken, sebanyak 67 kepala keluarga kehilangan rumah mereka.
  • Dusun Singah Mule mencatat empat rumah hanyut.
  • Di Dusun Toa, tiga rumah hanyut dan 25 rumah mengalami kerusakan berat.
  • Dusun Pal15 sempat terisolasi selama tiga minggu karena jalan tertimbun longsor, menyebabkan distribusi logistik terhambat dan membutuhkan waktu yang cukup lama.

Saat ini, 155 kepala keluarga menempati hunian sementara (huntara) karena rumah mereka rusak atau hanyut. Sementara itu, sisa warga lainnya memilih untuk memperbaiki rumah lama dengan memanfaatkan material sisa banjir.

Kedatangan sapi kiriman Presiden Prabowo diharapkan tidak hanya menjadi santapan Lebaran bagi warga, tetapi juga menjadi simbol perhatian pemerintah terhadap masyarakat korban bencana. Bantuan ini sekaligus menegaskan kelanjutan tradisi Meugang yang telah menjadi bagian dari identitas budaya lokal di Gayo Lues.