Bintang Paris Saint-Germain, Khvicha Kvaratskhelia, telah resmi ditunjuk sebagai kapten baru Tim Nasional Georgia. Keputusan ini diumumkan pada Selasa, 24 Maret 2026, menandai babak baru kepemimpinan bagi skuad berjuluk “Crusaders” di kancah internasional.

Penunjukan Kvaratskhelia, yang kini berusia 25 tahun, menyusul pensiunnya kapten legendaris Guram Kashia dari sepak bola internasional. Sejak debutnya pada tahun 2019, penyerang lincah ini telah menjadi figur sentral dengan catatan 47 penampilan dan 20 gol, menjadikannya pilihan alami untuk mengemban tanggung jawab kepemimpinan ini. Federasi Sepak Bola Georgia mengonfirmasi keputusan tersebut, menyoroti peran Kvaratskhelia sebagai pemimpin baik di dalam maupun di luar lapangan.

Era Baru Kepemimpinan Timnas Georgia

Penunjukan Khvicha Kvaratskhelia sebagai kapten merupakan langkah strategis setelah Guram Kashia memutuskan mengakhiri karier internasionalnya. Kashia, yang telah membela negaranya selama 17 tahun, akan secara resmi mengucapkan selamat tinggal pada pertandingan persahabatan terakhirnya melawan Rumania pada 2 Juni 2026. Momen ini memberikan kesempatan bagi Kvaratskhelia untuk mengambil alih ban kapten dan memimpin generasi baru sepak bola Georgia.

Sebelum penunjukan resmi ini, Kvaratskhelia sebenarnya sudah beberapa kali dipercaya mengenakan ban kapten. Ia memimpin timnas Georgia dalam tiga pertandingan terakhirnya, termasuk saat menghadapi Turki pada Oktober 2025, serta melawan Spanyol dan Bulgaria pada November 2025. Pengalaman ini tentu menjadi bekal berharga bagi Kvaratskhelia dalam perannya yang baru sebagai nakhoda utama timnas.

Statistik dan Pengalaman Khvicha Kvaratskhelia

Khvicha Kvaratskhelia telah menunjukkan performa impresif baik di level klub maupun internasional. Sejak memulai debutnya di timnas senior pada Juni 2019, ia telah menjelma menjadi salah satu pemain kunci. Gol internasional pertamanya dicetak pada Oktober 2020 dalam laga imbang melawan Makedonia Utara. Ia juga menjadi bagian penting saat Georgia mencapai babak gugur UEFA EURO 2024, bahkan dinobatkan sebagai pemain terbaik dalam kemenangan 2-0 melawan Portugal di fase grup.

Perjalanan karier Kvaratskhelia di level klub juga tak kalah gemilang. Setelah bersinar bersama Dinamo Tbilisi dan beberapa klub lainnya, ia meraih kesuksesan besar bersama Napoli sebelum akhirnya bergabung dengan Paris Saint-Germain pada tahun 2025. Di level internasional, selain menjadi kapten, Kvaratskhelia juga tercatat sebagai salah satu dari tiga pemain PSG yang juga menjabat sebagai kapten tim nasional, bersama Marquinhos (Brasil) dan Achraf Hakimi (Maroko).

Struktur Kepemimpinan Baru dan Ambisi Tim

Federasi Sepak Bola Georgia tidak hanya menunjuk kapten utama, tetapi juga menetapkan struktur kepemimpinan baru. Otar Kiteishvili didapuk sebagai wakil kapten pertama, sementara Otar Kakabadze akan menjabat sebagai wakil kapten kedua. Struktur ini diharapkan dapat memperkuat lini kepemimpinan tim dan memastikan transisi yang mulus pasca-era Guram Kashia.

Meskipun telah dipercaya sebagai kapten, Kvaratskhelia menunjukkan kerendahan hati. Ia menyatakan bahwa “setiap pemain di lapangan harus merasa sebagai kapten, siap berjuang untuk rekan-rekannya.” Pernyataan ini mencerminkan semangat tim yang ingin dibangun di bawah kepemimpinannya, terutama menjelang fase baru timnas Georgia pasca-kegagalan lolos ke Piala Dunia 2026.

Jadwal Terdekat Timnas Georgia

Dengan ban kapten yang kini melingkar di lengannya, Kvaratskhelia akan segera memimpin Georgia dalam beberapa laga persahabatan mendatang. Timnas Georgia dijadwalkan akan menghadapi Israel pada Kamis, 26 Maret 2026, di Stadion Mikheil Meskhi, Tbilisi. Tiga hari berselang, Georgia akan bertandang ke Lithuania untuk melakoni laga persahabatan lainnya pada Minggu, 29 Maret 2026. Pertandingan-pertandingan ini menjadi ajang penting bagi Kvaratskhelia untuk beradaptasi dengan peran barunya dan membangun kekompakan tim, demi performa positif “Crusaders” di kualifikasi turnamen-turnamen mendatang.