Kantor Perwakilan Bank Indonesia (KPw-BI) Tegal aktif menggelar layanan penukaran uang di berbagai wilayah kerjanya, termasuk Brebes, menjelang Hari Raya Idulfitri 1447 Hijriah atau Lebaran 2026. Inisiatif ini bertujuan mempermudah masyarakat mendapatkan uang pecahan baru untuk kebutuhan Lebaran.
Salah satu titik layanan yang disambut antusias warga adalah di halaman Masjid Almukarromah, kompleks Islamic Center Brebes, pada Jumat (27/2). Mobil kas keliling KPw-BI Tegal didatangi warga, didominasi ibu-ibu dan remaja putri, yang rela mengantre cukup lama. Beberapa bahkan terpaksa duduk di lantai masjid sambil menunggu giliran.
Antusiasme warga Brebes ini dipicu oleh tradisi “pecingan”, yakni kebiasaan membagi-bagikan angpao, terutama kepada anak-anak, saat Lebaran. Untuk dapat menukarkan uang, warga harus mendaftar dan berebut kuota secara daring melalui situs PINTAR BI, https://pintar.bi.go.id.
Nadia (33), seorang warga Kelurahan Brebes, menceritakan pengalamannya harus “nge-war” atau berebut kuota layanan penukaran uang baru secara daring hingga lima kali di tengah malam. “Karena kalau didak cepat-cepat nge-war, nanti bisa ketinggalan, tidak bisa menukar uang recehan baru,” ujar Nadia pada Jumat (27/2).
Nadia menjelaskan bahwa uang hasil penukaran tersebut akan digunakan untuk “pecingan” kepada saudara dan warga sekitar yang kurang mampu. “Kalau di Brebes ada istilah pecingan, itu bagi-bagi uang buat anak-anak kecil atau warga dekat yang kurang mampu jika pas Lebaran,” jelasnya.
Untuk menghadapi lonjakan kebutuhan uang tunai menjelang Lebaran tahun ini, Bank Indonesia Tegal bersinergi dengan perbankan dan mitra strategis, menyediakan 61 titik layanan penukaran uang. Total dana yang disiapkan mencapai Rp5,3 triliun, meningkat sekitar 9% dibandingkan realisasi tahun sebelumnya sebesar Rp4,8 triliun.
Seluruh rangkaian layanan penukaran uang ini merupakan bagian dari program SERAMBI 2026 yang mengusung tema “Rupiah Memberi Makna di Bulan Penuh Berkah”. Tema ini menegaskan komitmen Bank Indonesia dalam menyediakan layanan uang rupiah yang aman, mudah diakses, dan sesuai kebutuhan masyarakat.
