Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan dini terkait potensi gelombang tinggi di perairan selatan Bali. Gelombang setinggi 2,5 hingga 4 meter diperkirakan akan melanda sejumlah wilayah perairan tersebut mulai Kamis, 30 April pukul 08.00 Wita hingga Minggu, 3 Mei pukul 08.00 Wita mendatang.
Prakirawan BBMKG Wilayah III Denpasar, Ariantika, pada Rabu (29/4) menjelaskan bahwa potensi gelombang tinggi ini berpeluang terjadi di Selat Badung, Selat Bali bagian Selatan, perairan Selatan Bali, dan Selat Lombok bagian Selatan. “Tinggi gelombang 2,5 meter hingga 4 meter berpeluang terjadi di Selat Badung, Selat Bali bagian Selatan, perairan Selatan Bali, dan Selat Lombok bagian Selatan,” ujarnya.
Selain potensi ancaman gelombang laut tinggi, wilayah delapan kabupaten di Bali, kecuali Kota Denpasar, juga masih berpotensi diguyur hujan dengan intensitas sedang hingga lebat. Peringatan dini level waspada untuk potensi hujan ini berlaku mulai 30 April sampai 1 Mei mendatang.
Ariantika menyampaikan, delapan kabupaten yang masuk dalam peringatan dini potensi hujan sedang hingga lebat tersebut meliputi Badung, Bangli, Buleleng, Gianyar, Jembrana, Klungkung, Karangasem, dan Tabanan. Dari pantauan di wilayah Kabupaten Badung pada Rabu (29/4) sore hingga malam hari, tampak mendung cukup tebal, namun tidak sampai turun hujan.
Masyarakat dan para pelaku aktivitas di perairan, khususnya di area yang disebutkan, diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan guna menghindari risiko yang tidak diinginkan akibat kondisi cuaca ekstrem ini.
Rincian Potensi Gelombang Tinggi
- Selat Badung: Potensi gelombang 2,5 – 4 meter
- Selat Bali bagian Selatan: Potensi gelombang 2,5 – 4 meter
- Perairan Selatan Bali: Potensi gelombang 2,5 – 4 meter
- Selat Lombok bagian Selatan: Potensi gelombang 2,5 – 4 meter
- Selat Lombok bagian Utara: Potensi gelombang 1,25 – 3,5 meter
Masyarakat diharapkan terus memantau informasi terbaru dari BBMKG untuk antisipasi lebih lanjut.
