Balai Besar Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BBMKG) Wilayah III Denpasar mengeluarkan peringatan level siaga terkait potensi hujan dengan intensitas lebat hingga sangat lebat yang akan mengguyur Kota Denpasar dan tujuh kabupaten di Bali. Kondisi cuaca ekstrem ini diperkirakan berlangsung selama dua hari, mulai Kamis (30/4) hingga Jumat (1/5) 2026.

Prakirawan BBMKG Wilayah III, Ariantika, menjelaskan bahwa wilayah yang berpotensi terdampak hujan lebat hingga sangat lebat meliputi Badung, Buleleng, Bangli, Gianyar, Klungkung, Karangasem, Tabanan, dan Kota Denpasar. “Level peringatannya Siaga, yaitu hujan lebat hingga sangat lebat,” ujarnya pada Kamis (30/4).

Sementara itu, potensi hujan dengan intensitas sedang hingga lebat diprediksi hanya terjadi di wilayah Kabupaten Jembrana pada periode yang sama, yakni 30 April hingga 1 Mei 2026.

Selain potensi hujan di sebagian besar wilayah Bali, BBMKG juga memperingatkan adanya potensi gelombang tinggi di sekitar perairan Bali. Gelombang tinggi ini diperkirakan mencapai 2,5 hingga 4 meter dan berlaku mulai 1 Mei pukul 08.00 Wita hingga 4 Mei pukul 08.00 Wita.

Ariantika menambahkan, “Tinggi gelombang 2,5 meter hingga 4 meter berpeluang terjadi di Selat Badung, Selat Bali bagian Selatan, perairan Selatan Bali, dan Selat Lombok bagian Selatan.” Sedangkan di perairan Selat Lombok bagian Utara, potensi tinggi gelombang diperkirakan antara 1,25 hingga 2,5 meter.