Robert Sinamo, warga Kabupaten Pakpak Bharat, Sumatra Utara, ditemukan meninggal dunia di Sungai Lae Une pada Kamis (2/4/2026), setelah tujuh hari pencarian intensif oleh tim gabungan. Jasad pria berusia 50 tahun itu ditemukan mengapung sekitar 2 kilometer dari lokasi awal kejadian.

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan (Basarnas) Kelas A Medan, Hery Marantika, mengonfirmasi penemuan tersebut. “Korban ditemukan mengapung di aliran sungai setelah tersangkut pada jaring yang sengaja dipasang oleh tim gabungan,” ungkap Hery pada Jumat (3/4/2026).

Penemuan jasad Robert Sinamo terjadi sekitar pukul 08.56 WIB. Lokasi penemuan berada di arah barat daya dari titik awal korban dilaporkan hilang.

Hery menjelaskan, operasi pencarian yang berlangsung selama sepekan terakhir menghadapi sejumlah kendala. Kondisi air sungai yang sangat keruh dan area pencarian yang luas menjadi tantangan utama bagi tim SAR gabungan.

Meskipun demikian, sinergi antara TNI, Polri, pemerintah daerah, dan relawan berhasil membuahkan hasil di hari terakhir batas standar operasi. “Meski ditemukan dalam kondisi meninggal dunia, kami memastikan upaya pencarian telah dilaksanakan secara optimal hingga korban bisa diserahkan kepada pihak keluarga,” tambah Hery.

Robert Sinamo sebelumnya dilaporkan hilang setelah diduga terpeleset dan jatuh ke aliran Sungai Lae Une di wilayah Desa Aornakan II, Kecamatan Pergetteng-getteng Sengkut. Setelah dievakuasi, jenazah korban langsung dibawa ke rumah duka. Dengan penemuan ini, Basarnas Medan secara resmi menutup operasi SAR di Pakpak Bharat, dan seluruh personel yang terlibat telah dikembalikan ke kesatuan masing-masing.