BADUNG, BALI – Hujan deras yang mengguyur Kabupaten Badung, Bali, selama tiga hari berturut-turut menyebabkan sejumlah wilayah terendam banjir, termasuk Taman Kanak-kanak (TK) Kumara Sari di Jimbaran. Akibat genangan air yang masih tinggi, aktivitas belajar mengajar di sekolah tersebut terpaksa dialihkan secara daring sejak Rabu (25/2).
Lurah Jimbaran, I Wayan Kardiyasa, mengonfirmasi bahwa selain halaman TK Kumara Sari, terdapat tiga rumah warga di wilayahnya yang juga masih tergenang air. Kondisi ini memaksa pihak sekolah untuk meniadakan kegiatan belajar tatap muka demi keselamatan siswa.
“Karena sekolahnya (TK) masih tergenang air, kegiatan belajarnya dilakukan secara daring,” ujar Kardiyasa saat dihubungi pada Rabu (25/2).
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Badung telah bergerak cepat menangani genangan air di beberapa lokasi. Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Badung, I Ketut Murdika, menyatakan pihaknya telah memberikan perhatian khusus terhadap dampak banjir di Jimbaran.
“Kami sudah atensi banjir di Jimbaran,” kata Murdika, merujuk pada penanganan genangan di Jalan Sanggar Agung Nomor 12 Jimbaran dan titik lainnya.
Selain genangan air, banjir juga mengakibatkan kerusakan infrastruktur. Sebuah ruas jalan dilaporkan jebol di pertigaan kawasan Latu. Untuk mencegah kecelakaan, petugas telah memasang tanda peringatan dan bambu sebagai pengaman sementara bagi pengguna jalan.
Kondisi cuaca di Kabupaten Badung pada Rabu (25/2) pagi sempat cerah, namun menjelang siang hari kembali mendung dan hujan dengan intensitas ringan turun hingga sore hari, memperparah kondisi genangan air di beberapa titik.
