Manajemen Bandara Internasional Juanda, Sidoarjo, Jawa Timur, memprediksi puncak arus mudik Lebaran tahun ini akan terjadi pada 18 Maret 2026, atau H-3 sebelum Hari Raya Idulfitri. Diperkirakan, jumlah penumpang yang melintas pada tanggal tersebut akan menembus angka 50.888 orang.
Sementara itu, puncak arus balik Lebaran diproyeksikan jatuh pada 29 Maret 2026 atau H+7, dengan estimasi 51.461 penumpang. Secara keseluruhan, volume penumpang pada periode libur Lebaran kali ini hanya mengalami kenaikan tipis sebesar 0,14% dibandingkan periode yang sama pada tahun 2025.
General Manager Bandara Juanda, Muhammad Tohir, menjelaskan bahwa kenaikan ini dipicu oleh beberapa faktor pendukung. “Mengingat libur Lebaran kali ini cukup panjang, banyak masyarakat menggunakan momen ini baik untuk mudik maupun berlibur,” kata Tohir pada Jumat (13/3).
Selain durasi libur yang panjang dan adanya rangkaian libur Lebaran yang didahului oleh hari raya Nyepi, kebijakan pemerintah terkait Program Work From Anywhere (WFA) juga memfasilitasi mobilitas masyarakat lebih awal.
Mengingat tingginya angka pergerakan orang, pihak bandara telah mengantisipasi kepadatan di area terminal. Tohir optimistis bahwa dengan persiapan yang matang, lonjakan penumpang dapat terakomodasi dengan baik.
Untuk mendukung kelancaran arus penumpang, Bandara Internasional Juanda secara resmi mengoperasikan Posko Angkutan Udara di lobi Terminal 1 (T1) dan Terminal 2 (T2) mulai Jumat (13/3). Posko ini akan beroperasi hingga 30 Maret 2026.
Tohir menegaskan, “Mulai hari ini posko baik di T1 maupun T2 sudah resmi kami buka dan operasionalkan beserta dengan petugasnya. Seperti tahun-tahun sebelumnya posko ini merupakan agenda wajib dan rutin dilakukan setiap menghadapi libur panjang lebaran. Posko ini diharapkan dapat mengendalikan dan menciptakan penyelenggaraan angkutan udara yang selamat, aman, nyaman, tertib, lancar dan teratur serta tetap memenuhi persyaratan dalam prosedur keselamatan penerbangan sekaligus berfungsi sebagai pusat informasi dan data sekaligus area pelayanan penumpang.”
