PT Angkasa Pura Indonesia Kantor Cabang Bandar Udara Internasional El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur, menyiagakan personel tambahan guna memastikan kelancaran pelayanan keberangkatan jemaah haji Tahun 2026. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi kepadatan dan menjaga ketertiban selama proses keberangkatan.

General Manager Angkasa Pura Indonesia Bandara Internasional El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, menjelaskan bahwa berbagai persiapan akhir telah dilakukan menjelang keberangkatan jemaah haji dari Kupang menuju Surabaya.

“Keberangkatan Jemaah Haji Provinsi Nusa Tenggara Timur melalui Bandar Udara Internasional El Tari Kupang akan dimulai pada tanggal 8 Mei sampai dengan 10 Mei 2026 dengan tujuan Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya,” ujar Teguh, Kamis (7/5).

Pengamanan Diperketat dan Pembatasan Pengantar

Untuk mengantisipasi kepadatan penumpang dan pengantar, manajemen Bandara El Tari bersama Lanud El Tari akan melakukan penebalan personel Airport Security dan personel Lanud El Tari. Penambahan personel ini akan berlangsung selama seluruh proses keberangkatan jemaah haji.

Selain itu, area lapor diri atau check-in akan diberlakukan sebagai area sisi darat terkendali. Pembatasan jumlah pengantar akan diterapkan, baik bagi penumpang reguler maupun jemaah haji, demi menjaga kenyamanan dan ketertiban.

“Langkah ini dilakukan agar kondisi bandar udara tetap nyaman, aman, dan tertib selama penyelenggaraan keberangkatan jemaah haji,” tegas Teguh.

Posko Haji dan Imbauan kepada Pengantar

Bandara El Tari juga akan membuka Posko Haji yang bertujuan memudahkan masyarakat memperoleh informasi terkait proses keberangkatan jemaah haji NTT Tahun 2026. Posko ini disiapkan bekerja sama dengan Kementerian Haji dan Umroh Kantor Wilayah NTT.

Teguh mengimbau para pengantar jemaah haji agar turut menjaga keamanan dan ketertiban. Mereka diminta untuk mematuhi pengaturan alur keberangkatan yang telah ditetapkan oleh pihak bandara.

Ia menegaskan bahwa pelayanan kepada jemaah haji maupun penumpang reguler akan tetap berjalan normal sesuai standar pelayanan bandara. “Pelayanan kepada para jemaah haji dan penumpang reguler dipastikan tidak akan terganggu dan tetap berjalan sesuai standar pelayanan,” jelasnya.