Upaya pencarian intensif terhadap Muhammad Rafid Zaki (2,5), balita laki-laki yang dilaporkan hilang di Desa Sembalun Lawang, Kecamatan Sembalun, Kabupaten Lombok Timur, berakhir tragis. Korban ditemukan dalam keadaan meninggal dunia pada hari ketiga pencarian, Rabu (11/3/2026).
M. Darwis, Koordinator Pos SAR Kayangan, yang mewakili Kepala Kantor SAR Mataram Muhamad Hariyadi, mengonfirmasi penemuan jasad korban. “Lokasi penemuan sekitar 3 kilometer ke arah barat dari titik awal perkiraan hilangnya korban,” ujar Darwis. Jasad Muhammad Rafid Zaki ditemukan sekitar pukul 15.30 WITA oleh seorang warga yang sedang mandi di area DAM aliran sungai.
Peristiwa hilangnya Muhammad Rafid Zaki bermula pada Minggu (8/3/2026) pagi. Menurut laporan, balita tersebut terakhir terlihat bermain di depan rumahnya. Ibu korban sempat meninggalkannya selama kurang lebih 30 menit, namun saat kembali, sang anak sudah tidak ditemukan di lokasi.
Sebelum melaporkan kejadian ini kepada pihak berwenang, keluarga dan aparat setempat telah melakukan pencarian mandiri. Mereka menyisir berbagai area, termasuk aliran sungai yang hanya berjarak sekitar 10 meter dari rumah korban.
Operasi SAR berskala besar ini melibatkan berbagai elemen, antara lain Tim Rescue Kantor SAR Mataram dan Pos SAR Kayangan, Camat Sembalun, SAR Unit Lombok Timur, Polsek Sembalun, Satpol PP, Damkarmat Lombok Timur, BPBD Lombok Timur, Kades Sembalun Lawang, TSBK Bima, TSBD Sembalun, Tagana, serta para relawan dan masyarakat setempat. Dengan ditemukannya jasad korban, operasi pencarian secara resmi dinyatakan ditutup.
