Sebanyak 345.425 kendaraan tercatat melintasi Jalan Tol Pandaan-Malang pada periode H-10 hingga H-5 Lebaran Idulfitri 2026, yakni dari tanggal 11 hingga 16 Maret 2026. Angka ini menunjukkan peningkatan signifikan seiring mendekatnya puncak arus mudik menuju wilayah Malang dan sekitarnya.
PT Jasamarga Pandaan Malang (JPM) melaporkan bahwa volume kendaraan yang masuk maupun keluar Malang melalui ruas tol tersebut mengalami kenaikan sebesar 4,75% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya, yang mencatat 329.771 kendaraan. Peningkatan ini telah diantisipasi oleh pihak pengelola tol.
General Manager Operasi JPM, Muhammad Reza Pahlevi Guntur, pada Selasa (17/3/2026), menegaskan komitmen pihaknya untuk memastikan seluruh layanan beroperasi optimal di tengah libur panjang. “Volume lalu lintas pengguna jalan tahun ini mengalami kenaikan dibandingkan dengan Lebaran Tahun 2025. Namun demikian, kami tetap berupaya memberikan pelayanan terbaik dan kenyamanan selama masa arus mudik, puncak silaturahmi, maupun arus balik,” ujar Reza.
Optimalisasi layanan yang dimaksud mencakup kelancaran transaksi di gerbang tol, rekayasa pelayanan lalu lintas, hingga pelayanan preservasi jalan raya. Upaya ini dilakukan untuk meminimalisir potensi kepadatan dan memastikan kelancaran perjalanan pemudik.
Gerbang Tol Singosari Terpadat, Pakis Alami Kenaikan Tertajam
Berdasarkan data JPM, Gerbang Tol (GT) Singosari mencatat volume tertinggi dengan 77.784 kendaraan melintas selama periode H-10 hingga H-5 Lebaran 2026. Sementara itu, GT Pakis menunjukkan persentase kenaikan paling tajam, mencapai 14,93% dibandingkan tahun sebelumnya.
Mengantisipasi kepadatan yang diprediksi masih akan terus terjadi hingga mendekati hari H Lebaran, PT Jasamarga Pandaan Malang mengimbau para pengguna jalan tol untuk mempersiapkan perjalanan mudik dengan matang. Persiapan meliputi memastikan kondisi kendaraan dalam keadaan prima, mengisi penuh daya (untuk kendaraan listrik) dan bahan bakar sebelum masuk tol, memastikan saldo e-toll mencukupi, serta membawa perbekalan yang memadai.
“Memanfaatkan rest area terdekat untuk beristirahat jika mulai merasa lelah atau mengantuk saat mengemudi,” tambah Reza, mengingatkan pentingnya keselamatan berkendara.
