Suasana mencekam menyelimuti proses syuting film horor terbaru, 402: Rumah Sakit Angker Korea. Para pemeran utama, termasuk Arbani Yasiz dan Saputra Kori, harus merasakan pengalaman tak biasa saat berakting di lokasi yang dikenal mistis, tanpa didampingi kru.
Arbani Yasiz, yang memerankan karakter Juna, mengungkapkan konsep pengambilan gambar film ini sangat unik dan menantang. Para pemain benar-benar dilepas sendirian ke area gelap demi mendapatkan ekspresi ketakutan yang autentik. Sutradara Anggy Umbara bahkan hanya memantau dari kejauhan, menciptakan atmosfer yang benar-benar terasa nyata bagi para aktor.
“Jadi pas main di sini, kita pegang kamera sendiri dan benar-benar syuting di tempat yang horor. Kita dilepas sendirian, Pak Anggy ada di belakang, bahkan di parkiran. Jadi rasa horornya benar-benar terasa,” ungkap Arbani dalam konferensi pers film tersebut pada Jumat, 25 April 2026.
Bagi Arbani, memerankan Juna, sosok pemimpin tim pemburu hantu yang ambisius mengejar popularitas di YouTube, menjadi tantangan emosional tersendiri. Ia mengaku sudah lama mengidolakan versi asli film ini, Gonjiam: Haunted Asylum dari Korea Selatan, sehingga merasa antusias bisa terlibat dalam proyek MD Pictures tersebut.
Sementara itu, Saputra Kori yang memerankan tokoh Adit menghadapi tantangan fisik yang tak kalah berat. Ia harus mengoperasikan hingga tiga kamera sekaligus selama proses syuting, sambil tetap menjaga emosi karakternya.
“Kamera yang ada di badan aku bukan cuma dua, tapi aku juga pegang satu di tangan. Jadi total tiga kamera. Itu jadi tantangan tersendiri, tapi juga pengalaman berharga. Apalagi ini produksi dari MD Pictures, yang sudah lama jadi impian aku,” ujar Kori.
Film 402: Rumah Sakit Angker Korea menjanjikan pengalaman horor yang berbeda, dengan pendekatan found footage yang mengandalkan ketegangan dari sudut pandang para pemain itu sendiri.
