Anya Geraldine tak kuasa menahan air matanya saat mengenang kepergian sahabat karibnya, Vidi Aldiano, yang meninggal dunia pada Sabtu (7/3/2026) kemarin. Di rumah duka kawasan Cipete, Jakarta Selatan, Anya berbagi cerita tentang sosok Vidi yang selalu membawa energi positif dan menjadi tempat berkeluh kesah baginya.

Dengan mata berkaca-kaca, Anya menggambarkan Vidi sebagai pribadi yang ceria dan mampu menjadi sandaran bagi banyak orang. “Sosoknya ceria, bisa jadi sahabat buat banyak orang, bisa bikin nyaman banyak orang,” ujar Anya, menahan isak.

Dalam kesempatan yang sama, Anya juga menyoroti ketegaran Sheila Dara, istri mendiang Vidi. Menurut Anya, Sheila menunjukkan kekuatan luar biasa di tengah duka mendalam. “Aku ngelihatnya Kak Sheila tuh kuat, tabah,” ucapnya singkat.

Ketegaran Sheila yang tetap berusaha menguatkan orang-orang di sekitarnya justru membuat Anya semakin kagum. Bagi Anya, kehilangan Vidi terasa sangat berat, mengingat selama ini Vidi adalah tempatnya berbagi berbagai persoalan hidup.

“Apa pun masalah yang ada di dalam hidup aku, aku pasti selalu ceritain ke Vidi. Dan dia selalu ngajarin aku untuk kuat,” kenang Anya dengan suara bergetar.

Di mata Anya, Vidi bukan sekadar sahabat, melainkan sosok yang sudah ia anggap seperti saudara sendiri. Dari Vidi pula ia banyak belajar tentang arti keteguhan hati. Hal yang paling mengharukan, Vidi tetap menjadi penguat bagi orang lain, bahkan saat dirinya sendiri tengah berjuang melawan penyakit kanker yang telah ia hadapi selama beberapa tahun terakhir.