Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Ciamis, Jawa Barat, mencatat sebanyak 114 rumah warga mengalami kerusakan akibat terjangan cuaca ekstrem. Bencana yang terjadi pada Rabu (4/3) ini juga merusak 14 fasilitas umum dan tersebar di tujuh kecamatan serta 23 desa di wilayah tersebut.

Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Ciamis, Ani Supiani, menjelaskan bahwa hasil asesmen menunjukkan 112 rumah mengalami rusak ringan, sementara masing-masing satu unit rumah rusak sedang dan rusak berat. Selain itu, fasilitas umum yang terdampak meliputi bangunan sekolah, sarana ibadah, dan tempat usaha.

Kerusakan rumah-rumah tersebut diakibatkan oleh tertimpa pohon tumbang, tersapu angin kencang, dan dampak hujan deras. Tim gabungan dari BPBD Ciamis dan instansi terkait telah bergerak cepat melakukan penanganan awal, termasuk memangkas pohon tumbang yang menimpa bangunan warga.

Ani Supiani menegaskan, penanganan perbaikan rumah warga yang rusak akan dikoordinasikan dengan dinas terkait agar dapat segera ditempati kembali dengan aman dan nyaman. “Iya (penanganan selanjutnya) dikoordinasikan dengan dinas terkait,” ujarnya.

Saat ini, BPBD Ciamis telah menyalurkan kebutuhan mendesak berupa sembako kepada warga terdampak. Ani Supiani menambahkan, timnya terus bersiaga dan mengimbau masyarakat untuk selalu waspada terhadap ancaman bencana hidrometeorologi. “Kita masih status siap siaga bencana hidrometeorologi sampai April 2026,” pungkasnya.