Harga kebutuhan pokok di sejumlah pasar tradisional di wilayah Priangan Timur masih bertahan tinggi pada awal puasa Ramadan 1447 Hijriah. Daging sapi, salah satu komoditas utama, terpantau masih dijual seharga Rp150 ribu per kilogram di Pasar Cikurubuk, Kota Tasikmalaya, pada Kamis (19/2/2026).
Tidak hanya daging sapi, sejumlah komoditas lain juga mengalami kenaikan harga signifikan. Nurjanah (44), seorang warga Mangkubumi, Kota Tasikmalaya, mengungkapkan keluhan pembeli terhadap lonjakan harga tersebut.
“Kebutuhan pokok yang terjadi sekarang ini banyak dikeluhkan pembeli karena naiknya cukup signifikan seperti cabai rawit merah Rp 100 ribu, cabai merah lokal Rp65 ribu, cabai merah japlak Rp 95 ribu, cabai merah kriting Rp70 ribu dan cabai domba Rp80 ribu perkg. Namun, sayuran mulai terong, buncis, wortel, bunga, tomat naik Rp1.500,” kata Nurjanah, Kamis (19/2/2026).
Ia menambahkan, kenaikan harga juga terjadi pada komoditas lain seperti bawang merah yang mencapai Rp43 ribu per kilogram, bawang putih naik dari Rp40 ribu menjadi Rp47 ribu per kilogram, dan daging ayam yang dijual Rp45 ribu per kilogram. Sementara itu, beras kualitas premium dibanderol antara Rp14 ribu hingga Rp17 ribu per kilogram, minyak goreng curah Rp20 ribu per kilogram, dan Minyakkita Rp18.500 per liter.
Nurjanah berharap pemerintah daerah segera mengambil tindakan untuk mengendalikan harga. “Kenaikan di awal bulan puasa, seharusnya pemerintah daerah melakukan langkah agar harga bisa dikendalikan,” ujarnya.
Senada, Solihin (55), penjual daging sapi di Pasar Singaparna, menyatakan harga daging sapi potong belum mengalami perubahan di awal puasa. “Kenaikan harga daging sapi yang terjadi di setiap daerah bagi para pedagang selama ini tetap bertahan,” kata Solihin.
Menurut Solihin, kenaikan harga daging sapi memang sudah terjadi sejak lama. “Kenaikan harga daging sapi memang sudah lama terjadi semula Rp110 ribu perkg naik Rp125 ribu menjadi Rp 150 ribu belum berubah kenaikan daging biasanya kembali turun hingga naik lagi jelang Idulfitri,” jelasnya.
