Washington, Rabu, 13 Mei 2026 – Wakil Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS) untuk Urusan Ekonomi, Jacob Helberg, dijadwalkan mengunjungi Guyana, Panama, dan Kosta Rika pada 12-16 Mei. Kunjungan ini bertujuan untuk memperkuat kerja sama strategis dalam pengamanan rantai pasok mineral kritis dan stabilitas energi di kawasan Amerika Latin.

Departemen Luar Negeri AS dalam pernyataannya pada Selasa (12/5) menyebutkan, “Wakil Menteri Helberg akan menghadiri pertemuan dan pertemuan bilateral pada 12-16 Mei untuk memajukan kepentingan Amerika dan memperkuat kemitraan dalam keamanan energi dan rantai pasokan mineral penting di kawasan kami.”

Laporan terkait menyebutkan, pemerintahan Presiden AS Donald Trump berencana mengalokasikan hampir 13 miliar dolar AS, atau sekitar Rp200 triliun, dalam permintaan anggaran tahun fiskal 2027. Dana tersebut akan digunakan untuk memperkuat rantai pasokan mineral penting.

Selain itu, AS juga memimpin koalisi Pax Silica yang berfokus pada pengamanan ekonomi di era kecerdasan buatan (AI). Inisiatif ini memandang daya komputasi, silikon, mineral penting, dan energi sebagai aset strategis bersama. Salah satu pilar utamanya adalah membangun tatanan ekonomi yang tangguh guna mendorong kemakmuran negara-negara mitra melalui pemanfaatan AI.

Negara-negara yang tergabung dalam Pax Silica meliputi Australia, Yunani, India, Israel, Jepang, Qatar, Korea Selatan, Singapura, Swedia, Uni Emirat Arab, dan Inggris.