Ratusan pelayat menyambut kedatangan jenazah Mayor Infanteri Anumerta Zulmi Aditya Iskandar di kediamannya, Kampung Cikendal, Kelurahan Cipageran, Kota Cimahi, pada Sabtu (4/4) malam. Kedatangan almarhum membawa kelegaan bagi keluarga setelah penantian panjang.

Ambulans pengantar jenazah Mayor Zulmi tiba di rumah duka sekitar pukul 21.15 WIB. Istri almarhum, Habibah Apriliani, yang ikut menjemput dari Jakarta, tampak tak kuasa menahan kesedihan mendalam. Peti jenazah kemudian diangkut oleh prajurit Kopassus menuju ruang tamu rumah duka.

Perwakilan keluarga, Risman Efendi, mengungkapkan kelegaan atas kedatangan jenazah. “Alhamdulillah, penantian panjang dari Senin sampai hari ini, almarhum adinda kita Zulmi Aditya Iskandar sudah tiba di rumah duka,” kata Risman.

Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pemerintah dan pihak-pihak yang telah membantu kelancaran proses pemulangan jenazah. “Kami banyak-banyak ucapkan terima kasih selama perjalanan beliau dari Lebanon ke Indonesia sampai di rumah duka. Alhamdulillah sudah lega,” tambahnya.

Jenazah Mayor Zulmi akan disemayamkan semalaman sebelum dimakamkan dengan upacara militer di Taman Makam Pahlawan (TMP) Cikutra, Kota Bandung, pada Minggu (5/4) pagi.

Rencananya, jenazah akan diberangkatkan dari rumah duka sekitar pukul 07.00 WIB menuju lokasi pemakaman. Upacara pemakaman dijadwalkan berlangsung pukul 09.00 WIB, dengan informasi bahwa Panglima TNI akan memimpin langsung upacara tersebut.

Mayor Zulmi Aditya Iskandar gugur saat mengawal konvoi PBB sebagai bagian dari Pasukan Perdamaian Indonesia.