Aldy Renaldi, yang dikenal publik sebagai King Aloy, menjadi sorotan warganet setelah melontarkan ucapan bernada ejekan yang menyebut kata “ngaji” dalam siaran langsung Maraphton pada Kamis, 12 Februari 2026.
Insiden tersebut bermula saat Aloy dan timnya mengikuti sesi kuis. Ketika berhasil menjawab sebuah pertanyaan dengan benar, Aloy melontarkan ejekan kepada Ibot, ketua tim lawan.
“Makannya minimal sekolah, jangan ngaji, go*lok,” kata Aloy dalam siaran langsung tersebut.
Menyadari ucapannya dapat menyinggung, Aloy segera memperbaiki pernyataannya. “Salah salah, maksudnya kalo ngga sekolah, minimal ngaji,” ujarnya. Ia lantas menyampaikan permohonan maaf secara langsung kepada pemirsa.
“Maaf nih buat MUI dan lain-lainnya. Nggak maksud, cuma emang pikiran saya ini terlalu kacau ini,” jelas Aloy.
Pasca peristiwa itu, publik justru ramai mempertanyakan agama yang dianut oleh Aloy. Pertanyaan mengenai keyakinan Aloy kembali mencuat di berbagai platform media sosial.
Pengakuan Aloy Mengenai Keyakinan Agama
Sebenarnya, Aloy pernah secara jujur menceritakan mengenai agama yang ia anut ketika menjadi tamu di podcast Tretan Muslim. Dalam perbincangan tersebut, Aloy mengaku pernah dibaptis secara Katolik, pernah dibaptis secara Kristen, dan juga memeluk agama Islam.
Ia menyebut bahwa sang kakek beragama Katolik, sementara salah seorang pamannya beragama Islam. Aloy mengaku mengikuti ibunya yang saat itu memilih menjadi muslim karena alasan kemudahan di lingkungan tempat tinggalnya.
“Saya sudah baptis Katolik, saya sudah baptis Kristen, saya beragama muslim,” ungkap Aloy dalam podcast tersebut.
Aloy juga mengaku sebagai pribadi yang mudah mengikuti lawan bicara, termasuk dalam hal keyakinan. “Saya kan orangnya mudah diatur. Termasuk agama juga. Saya ngikutin lawan bicara aja. Kalau sekarang saya lebih ngikutin orang aja,” bebernya sambil bercanda.
Aloy menambahkan bahwa dirinya terakhir kali mengunjungi rumah ibadah untuk mendoakan temannya yang meninggal, dengan mengikuti tata cara agama almarhum.
Ia pun terang-terangan mengaku bahwa ia berbeda agama dengan kekasihnya, Karen Oct. Sang kekasih memeluk agama Katolik, sementara dirinya beragama Islam.
