Dinas Sosial (Dinsos) Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), segera mendirikan dapur umum di Kampung Bugis, Kelurahan Bintaro. Langkah ini diambil untuk mengakomodasi 25 Kepala Keluarga (KK) nelayan yang terdampak parah akibat gelombang pasang pada Kamis (22/1) dini hari.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinsos Kota Mataram, Samsul Adnan, memastikan dapur umum akan beroperasi penuh hari ini. “Saat ini kami sedang melakukan persiapan di lapangan. Hari ini dapur umum kami pastikan sudah tersedia untuk melayani pengungsi di Kampung Bugis,” ujar Samsul Adnan di Mataram, Kamis (22/1).
Dapur umum tersebut akan menyediakan makanan siap saji bagi sekitar 100 jiwa yang rumahnya mengalami kerusakan berat. Akibat kerusakan ini, para nelayan tidak dapat beraktivitas secara normal. Samsul Adnan menambahkan, dapur umum akan dibuka hingga beberapa hari ke depan, menyesuaikan dengan kondisi di lapangan.
Selain makanan siap saji, Dinsos Kota Mataram juga menyalurkan 100 paket bantuan makanan untuk warga terdampak gelombang pasang dan banjir rob. Paket tersebut berisi air mineral, beras, mi instan, minyak goreng, dan susu, serta dilengkapi dengan tikar dan selimut.
Sebelumnya, pada Rabu (21/1), Dinsos juga telah mendistribusikan 191 paket bantuan kepada warga yang terdampak banjir dan angin kencang di tiga kelurahan di Kecamatan Ampenan. Kelurahan-kelurahan tersebut meliputi Lingkungan Selaparang, Kelurahan Banjar (12 KK terdampak), Kelurahan Pejeruk (10 KK terdampak), dan Lingkungan Kebon Talo, Kelurahan Ampenan Utara (169 KK terdampak).
Mengenai bantuan, Samsul Adnan menjelaskan bahwa bantuan awal diberikan satu kali. Namun, ia membuka kemungkinan bantuan lanjutan. “Bantuan tersebut diberikan hanya sekali. Tapi jika kondisi mereka masih membutuhkan, pihak kelurahan bisa mengusulkan kembali,” katanya.
