Akun TikTok milik kreator konten populer Vilmei, yang sebelumnya sempat diblokir permanen, kini terpantau telah kembali aktif dan dapat diakses publik. Kembalinya akun tersebut sontak menjadi perbincangan hangat, terutama karena adanya perubahan identitas yang cukup mencolok.

Berdasarkan pantauan pada Kamis, 27 Februari 2026, akun yang sebelumnya dikenal dengan nama pengguna @vilmeijuga itu kini berganti menjadi “user68305292024”. Pergantian nama pengguna ini memicu tanda tanya besar di kalangan warganet dan penggemar setia Vilmei.

Sebelumnya, publik dikejutkan dengan kabar pemblokiran permanen akun @vilmeijuga. Akun tersebut tercatat memiliki jumlah pengikut fantastis, mencapai 68,8 juta, dengan total 2,4 miliar suka dari berbagai konten yang diunggah selama lima tahun terakhir.

Notifikasi pemblokiran pada saat itu menunjukkan bahwa akun telah diblokir selamanya karena diduga telah beberapa kali melanggar kebijakan platform. Keterangan “pelanggaran berulang” ini sempat membuat banyak pihak pesimistis akun tersebut dapat kembali pulih.

Saat insiden pemblokiran terjadi, Vilmei sendiri sempat menunjukkan kesedihan mendalam. Dalam sebuah video yang beredar, ia terlihat tidak kuasa menahan tangis dan mengungkapkan keluh kesahnya. “Aku udah kumpulin… Tiba-tiba ilang semua,” ucap Vilmei dengan nada pilu.

Ia juga sempat melontarkan pernyataan putus asa saat menatap layar ponselnya di dalam mobil. “Aku nggak bakal bisa,” kata Vilmei, menanggapi pertanyaan mengenai kemungkinan akunnya bisa kembali.

Kembalinya akun Vilmei dengan nama pengguna baru ini tentu menjadi angin segar bagi para penggemar setianya. Namun, hingga berita ini diturunkan, belum ada pernyataan resmi baik dari pihak Vilmei maupun TikTok mengenai proses pemulihan akun tersebut.

Ketidakjelasan ini menimbulkan spekulasi di kalangan warganet. Banyak yang menduga bahwa mungkin ada negosiasi khusus antara pihak Vilmei dengan platform, atau bisa jadi ini merupakan hasil dari pengajuan banding yang diterima. Ada pula yang berspekulasi ini adalah perbaikan dari kesalahan sistem.

Perubahan username menjadi format acak juga menimbulkan pertanyaan apakah akun tersebut benar-benar kembali utuh dengan semua fitur dan data, atau hanya sebagian yang bisa diakses.