Warga Kecamatan Pangkalan Jambu, Kabupaten Merangin, Provinsi Jambi, kembali menggelar tradisi adat tahunan Mantai Megang Adat atau Mantai Kerbau Besamo Datuk Ba Empek Menti Nan Batigo. Sebanyak 75 ekor kerbau disembelih dalam kegiatan yang dipusatkan di Desa Bukit Perentak pada Minggu (15/2/2026) ini, sebagai bentuk penyambutan Bulan Suci Ramadan 1447 Hijriah.

Bupati Merangin M Syukur turut hadir dalam rangkaian tradisi tersebut. Ia menyampaikan bahwa Mantai Megang Adat merupakan pusaka leluhur masyarakat Merangin yang sarat nilai kebersamaan dan rasa syukur menjelang Ramadan.

“Ini adalah bentuk rasa syukur kita kepada Allah atas rezeki yang luar biasa. Saya berharap semangat kebersamaan ini tidak hanya saat memotong kerbau saja, tetapi terus dijaga selama kita menjalankan ibadah puasa Ramadan nanti,” ujar M Syukur.

Pada kesempatan itu, Bupati M Syukur juga menyumbangkan seekor kerbau untuk mendukung pelaksanaan Mantai Adat. Prosesi penyembelihan berlangsung hingga Minggu sore, kemudian daging kerbau dari 75 ekor yang disembelih dibagikan secara merata dan proporsional oleh panitia kepada warga dari berbagai desa di Kecamatan Pangkalan Jambu. Pembagian daging ini diharapkan dapat membantu memenuhi kebutuhan konsumsi warga, termasuk untuk menu sahur pertama.