Musisi legendaris Ahmad Dhani tengah menghadapi masalah serius setelah akun Instagram pribadinya dikuasai oleh peretas tak bertanggung jawab. Akun tersebut disalahgunakan untuk mengunggah konten penipuan berupa penjualan logam mulia atau emas secara ilegal.
Pentolan grup Dewa 19 ini memiliki kecurigaan kuat bahwa aksi peretasan tersebut bukanlah serangan acak. Dhani menduga ada pihak tertentu yang sengaja menyewa jasa “pembunuh bayaran” di dunia siber untuk melumpuhkan akses media sosial miliknya.
Ahmad Dhani Curigai ‘Pembunuh Bayaran’
Kecurigaan suami Mulan Jameela ini muncul karena waktu peretasan dinilai sangat terorganisir dan berdekatan dengan agenda pribadinya. Akun tersebut mendadak raib tepat saat ia bersiap untuk memublikasikan sejumlah fakta mengejutkan mengenai masa lalunya ke hadapan publik.
“Kalau saya mencurigai, mereka ini pembunuh bayaran, dibayar untuk nge-hack. Kenapa saat-saat saya butuh untuk memposting sebuah kebenaran, kok diganggu dan di-hack,” tegas Ahmad Dhani saat memberikan keterangan di kawasan Kemang, Rabu (6/5/2026).
Dhani meyakini bahwa dalang di balik serangan digital ini kemungkinan besar adalah orang yang sama dengan pelaku pada insiden-insiden serupa sebelumnya. Ia merasa ada pihak yang merasa terancam jika konten pembuktian yang telah ia siapkan benar-benar tersebar luas di jagat maya.
Langkah Hukum Disiapkan
Menanggapi sabotase tersebut, pihak Ahmad Dhani memastikan tidak akan tinggal diam dan segera menempuh langkah hukum yang tegas. Aldwin Rahadian selaku kuasa hukum menyatakan timnya sedang menyiapkan berkas laporan resmi untuk diserahkan kepada pihak kepolisian.
Rencananya, pengaduan ini akan dilayangkan langsung ke markas besar kepolisian demi pengusutan yang lebih mendalam dan komprehensif. “Pasti buat laporan besok. Bisa jadi melapor di Mabes Polri,” ujar Aldwin saat mendampingi kliennya tersebut kepada awak media.
Selain kerugian dari sisi materi, tim hukum menyoroti dampak imateriil yang sangat besar akibat pencemaran nama baik sang musisi di ruang digital. Serangan ini dinilai sengaja dilakukan untuk membungkam kebenaran serta merusak kredibilitas Dhani di mata jutaan pengikutnya.
Korban Penipuan Capai Puluhan Juta Rupiah
Prahara ini kian pelik karena peretasan tersebut sudah memakan korban dari kalangan masyarakat yang tergiur oleh tawaran investasi emas palsu di akun tersebut. Modus penipuan ini dilaporkan telah berhasil memperdaya pengikut sang artis hingga mengalami kerugian finansial yang cukup besar.
Aldwin mengungkapkan sudah ada laporan terbaru mengenai korban yang tertipu hingga mentransfer dana puluhan juta rupiah ke rekening peretas. “Yang terakhir itu laporan baru, ada yang sudah transfer Rp 40 juta,” pungkasnya.
