Industri film di Timor Leste menunjukkan geliat baru yang signifikan melalui produksi film berjudul My Name is Manuela. Proyek layar lebar ini mempertemukan musisi sekaligus aktor Abio Salsinha dengan aktris muda berbakat Keicha Morais sebagai pemeran utama.
Selama ini, karya visual dari kreator Timor Leste lebih banyak beredar di platform digital seperti YouTube dan media sosial. Namun, kehadiran My Name is Manuela menandai langkah serius menuju produksi film layar lebar yang lebih profesional dan menjanjikan.
Dorongan kuat untuk memajukan industri kreatif di Timor Leste datang dari Abio Salsinha, yang aktif mendukung anak-anak muda untuk berkarya. Dukungan juga disebut datang dari Perdana Menteri Xanana Gusmao, yang memberikan semangat bagi berkembangnya perfilman nasional.
Proses produksi My Name is Manuela melibatkan kolaborasi erat antara talenta lokal Timor Leste dan tenaga profesional dari Indonesia. Keicha Morais, yang memerankan tokoh utama Manuela, beradu akting dengan Abio Salsinha dalam film ini.
Dalam alur ceritanya, Manuela digambarkan sebagai seorang gadis yang gigih mengejar mimpi menjadi model. Perjalanan Manuela diwarnai konflik emosional karena mendapat penolakan dari orang tuanya yang menginginkan dirinya menjadi dokter. Konflik inilah yang menjadi inti cerita yang inspiratif.
Meski memiliki kesibukan di pemerintahan, Abio Salsinha tetap meluangkan waktu untuk terlibat dalam film My Name is Manuela. Ia menilai keterlibatannya sebagai bentuk dukungan nyata terhadap perkembangan industri kreatif dan generasi muda Timor Leste.
“Anak-anak muda di Timor Leste punya talenta besar, tapi dukungan masih minim. Film ini bisa jadi awal untuk membuka jalan,” kata Abio Salsinha dalam keterangan resminya.
Kehadiran film ini diharapkan dapat menjadi pemicu bagi lebih banyak produksi film berkualitas dari Timor Leste di masa mendatang.
