Pemerintah Kota (Pemkot) Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB), memastikan ribuan Penerang Jalan Umum (PJU) di wilayahnya akan tetap menyala sepanjang bulan suci Ramadhan 1447 Hijriah atau tahun 2026. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan kenyamanan masyarakat, terutama dengan meningkatnya aktivitas malam hari selama Ramadhan.

Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Mataram, Zulkarwin, menjelaskan bahwa pihaknya telah menggencarkan pemeliharaan PJU menjelang Ramadhan. “Langkah itu diambil agar seluruh ruas jalan utama di Kota Mataram tetap terang benderang sebab saat Ramadhan aktivitas malam masyarakat meningkat,” ujar Zulkarwin di Mataram pada Rabu, 18 Februari 2026.

Tim Dishub Mataram juga secara rutin melakukan patroli berkala untuk mengecek kondisi fisik lampu dan jaringan kabel. Zulkarwin menegaskan, “Kami tetap patroli untuk memastikan PJU menyala.”

Meskipun demikian, dengan jumlah PJU yang mencapai sekitar 3.000 titik di seluruh kota, Dishub Mataram sangat mengharapkan partisipasi masyarakat. Warga diimbau untuk segera melapor jika menemukan lampu jalan yang padam, mengingat kendala seperti faktor cuaca atau gangguan jaringan terkadang tidak dapat diprediksi.

Zulkarwin juga menjelaskan adanya pembagian kewenangan dalam pengelolaan PJU. Dishub bertanggung jawab atas lampu-lampu di jalur utama, sementara PJU di area taman atau lingkungan pemukiman menjadi wewenang Dinas Perumahan dan Kawasan Permukiman (Disprkim).

Beberapa titik yang menjadi perhatian khusus dalam pemeliharaan meliputi Jalan Udayana, yang sering digunakan masyarakat untuk berkumpul hingga malam hari. “Selain itu area Banjar Getas dan Jalan Selaparang dilakukan pengecekan rutin untuk memastikan distribusi cahaya yang merata,” tambah Zulkarwin.

Terkait anggaran, Zulkarwin menyebutkan bahwa untuk periode semester pertama tahun 2026, Dishub mengalokasikan sebesar Rp150 juta untuk pemeliharaan PJU. Anggaran ini mencakup penggantian lampu, perbaikan jaringan kabel, dan biaya operasional lainnya. “Jika kurang, kami bisa ajukan melalui APBD perubahan 2026. Untuk tahun 2025 anggaran perawatan mencapai sekitar Rp300 juta untuk satu tahun penuh,” pungkasnya.