Puskesmas Babakan di Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat, memastikan layanan kesehatan bagi masyarakat tetap beroperasi normal pascakebakaran yang melanda sebagian fasilitasnya pada Jumat, 6 Februari 2026 lalu.

Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Mataram, dr Emirald Isfihan, menegaskan bahwa insiden tersebut tidak mengganggu operasional utama. “Layanan kesehatan di Puskesmas Babakan tetap normal seperti biasa, tidak ada yang tutup,” kata dr Emirald di Mataram pada Senin, 9 Februari 2026.

Kebakaran yang terjadi di ruang vaksin dan imunisasi lantai II Puskesmas Babakan, Kecamatan Sandubaya, diperkirakan menimbulkan kerugian sekitar Rp450 juta. Dua unit laptop, obat-obatan vaksin, serta kulkas vaksin dilaporkan hangus terbakar akibat insiden tersebut.

Untuk penanganan perbaikan fasilitas yang rusak, Dinkes Kota Mataram akan segera mengatur kebutuhan anggaran melalui Badan Layanan Umum Daerah (BLUD). “Perbaikan segera di atur oleh BLUD, yang penting layanan kesehatan saat ini tetap berjalan normal,” tambah dr Emirald.

Penyebab kebakaran masih dalam penyelidikan pihak berwenang. Masyarakat diimbau untuk tetap tenang dan tidak panik, serta dapat terus memanfaatkan layanan puskesmas jika membutuhkan. “Petugas kami siap melayani masyarakat 24 jam,” ujarnya.

Sebelumnya, Kepala Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) Mataram, Rudi Suryawan, menjelaskan bahwa pihaknya mengerahkan empat unit kendaraan pemadam kebakaran untuk memadamkan api di Puskesmas Babakan. Armada yang diturunkan meliputi armada 04, morita, tanki, dan thanoz, dengan total 16 personel.

Setibanya di lokasi, api masih berkobar, dan petugas segera melakukan penyemprotan pada area gedung yang terbakar. “Proses pemadaman dilakukan sekitar 40 menit,” ungkap Rudi Suryawan.

Puskesmas Babakan merupakan salah satu dari 11 puskesmas di Kota Mataram yang menyediakan layanan kesehatan dasar, mencakup rawat jalan serta upaya kesehatan masyarakat (promotif dan preventif) bagi warga setempat.