Anak presenter Indy Barends, Manuel Tobias Sarmanella, baru-baru ini menjadi sorotan publik setelah mengungkapkan kondisi mentalnya di media sosial. Manuel menyinggung adanya tekanan mental dari keluarga yang membuatnya merasa tidak nyaman. Unggahan tersebut kemudian ditanggapi langsung oleh sang ibu, Indy Barends, yang mempertanyakan maksud di balik curhatan putranya.
Manuel, yang kini berusia 17 tahun, membagikan serangkaian postingan yang membahas tentang rasa takut dan perasaan tertekan akibat banyaknya aturan. Ia juga menyoroti pengaruh ucapan orang tua terhadap kondisi mental anak, yang menurutnya dapat meninggalkan luka batin berjangka panjang.
Anak kedua Indy Barends ini turut memberikan dukungan kepada mereka yang mengalami hal serupa. Ia menegaskan bahwa perasaan kecewa, marah, atau terluka adalah hal yang wajar dan perlu divalidasi. “Jikalau hari ini habis menderita dengan omongan orang tua dengan penuh rasa dendam selalu keras kepala dan merasa omongan mereka itu salah. Ini bukan salah lo kok,” ungkap Manuel melalui akun Instagramnya, Manuelsaidwhat_, seperti dikutip pada Sabtu, 7 Februari 2026.
Ia melanjutkan, “Gue pun sering banget ngalamin ini, engga cuman lo, Perasaan lo valid. Reaksi lo wajar. Dan luka yang mereka berikan? Itu tanggung jawab mereka, bukan lo.”
Manuel juga mengisyaratkan adanya cita-cita yang mungkin tidak didukung oleh orang tuanya. “Kalau lo punya impian besar yang mau lo capaikan di masa depan kayak gue, omongan yang diberikan orang tua lo engga selalu benar dan kata-kata mereka enggak nentuin nilai dari diri lo sendiri,” ujarnya.
Ia kemudian membagikan tulisan menohok perihal nasihat untuk mendengarkan orang tua, namun orang tua juga harus mengerti anak. Manuel bahkan mengaku harus membayar mahal untuk tinggal bersama orang tua, bukan dengan uang, melainkan dengan mental. “Gak enak yah kalo tinggal sama orang tua. Ternyata emang gak gratis. Bukan bayar pake uang, tapi pake mental,” tulis Manuel.
Menanggapi unggahan tersebut, Indy Barends pun berkomentar di media sosial putranya. “Maksudnya bagaimana nak? coba pikirkan dulu baik2, supaya tidak salah pemahaman,” balas Indy Barends.
Indy juga menegaskan akan selalu ada untuk Manuel. “Manuel, mama selalu ada buat kamu,” tulisnya. Namun, komentar Indy Barends tersebut mendapat balasan yang cukup tajam dari Manuel. “Satu lagi ini. Buat apa mama takut untuk berbicara sama aku? Malah aku lebih takut untuk ngomong kepadamu, ma. Pendapat dan plan aku suka nggak didengerin, suka terlalu dipaksa. Suka selalu anggap anak itu selalu salah. Wajar lah anak merasa lebih nyaman sendirian untuk melindungi diri dari kesalahpahaman. Gimana anak mau nyaman kalau ortu ada di sekitarnya kalau begitu caranya,” papar Manuel.
