Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Morowali, Sulawesi Tengah, memastikan layanan listrik selama 24 jam di wilayah kepulauan mulai terlaksana pada Maret 2026.
Bupati Morowali Iksan Baharudin Abdul Rauf menyampaikan, pemerintah daerah terus mengawal kesiapan teknis penyediaan listrik agar masyarakat kepulauan dapat segera menikmati layanan tanpa pembatasan waktu. Pernyataan ini disampaikannya di Morowali pada Sabtu, 31 Januari 2026.
Iksan menjelaskan, saat ini pengetesan penyalaan listrik sedang dilakukan di Desa Waru-Waru hingga tuntas. Selain itu, ia juga telah menggelar rapat dengan pihak PT PLN (Persero) untuk memastikan kesiapan operasional layanan listrik 24 jam di wilayah Menui dan Bungku Selatan.
“Pulau ini harus terang. Di Waru-Waru akan dites dinyalakan sampai tuntas. Kemarin saya rapat dengan kepala PLN, dan Menui serta Bungku Selatan ini saya pastikan karena mereka sudah berjanji, listrik 24 jam mulai Maret sudah terlaksana,” ujar Iksan.
Ia menegaskan bahwa komitmen operasional listrik 24 jam merupakan janji dari pihak PLN dan ditargetkan mulai berjalan pada bulan Maret. Pemerintah daerah tidak ingin komitmen tersebut hanya sebatas janji, melainkan benar-benar direalisasikan di lapangan.
Menurut Iksan, kehadiran listrik 24 jam merupakan kebutuhan dasar masyarakat kepulauan. Program ini akan berdampak langsung pada peningkatan kualitas hidup dan aktivitas ekonomi warga.
“Kami mengharapkan program ini mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat kepulauan serta mendorong pemerataan pembangunan di wilayah Morowali,” tambahnya.
