Skandal perselingkuhan yang melibatkan dua petinggi perusahaan properti PropertyLimBrothers (PLB) di Singapura menjadi perbincangan hangat di media sosial, berujung pada pengunduran diri keduanya pada Jumat, 30 Januari 2026.

Dugaan hubungan terlarang antara Melvin Lim, co-founder sekaligus CEO PLB, dan Grayce Tan, Vice President Strategy di perusahaan yang sama, pertama kali mencuat di forum Reddit Singapura. Unggahan tersebut dengan cepat menarik perhatian pengguna lain yang kemudian menelusuri jejak digital kedua individu tersebut.

Penelusuran warganet berhasil menemukan sejumlah foto dan video lama yang menunjukkan Melvin dan Grayce berlibur bersama. Selain itu, beredar pula rekaman keduanya meninggalkan kantor bersama menuju suatu tempat, semakin menguatkan dugaan perselingkuhan.

Grayce Tan diketahui memulai kariernya di PropertyLimBrothers sebagai karyawan magang pada tahun 2022, sebelum akhirnya menempati posisi strategis sebagai Vice President Strategy.

Menyusul merebaknya skandal ini di media sosial, Melvin Lim dan Grayce Tan sepakat untuk mengundurkan diri dari jabatan mereka di PropertyLimBrothers. Sebuah pesan WhatsApp yang diduga berasal dari Melvin Lim, ditujukan kepada seluruh karyawannya, turut beredar.

Dalam pesan tersebut, Melvin Lim mengakui kesalahan pribadinya dan menyampaikan permohonan maaf. Ia juga menyatakan komitmennya untuk fokus memperbaiki diri dan melindungi keluarganya.

“Saya sudah membuat kesalahan pribadi dan melampaui batas. Saya akan bertanggung jawab penuh dan menyampaikan permohonan maaf yang tulus atas kekecewaan pada tim,” tulis pesan yang diduga dari Melvin Lim.

“Grayce dan saya akan mengundurkan diri dari peran kepemimpinan kami saat ini,” tutupnya.

Setelah pengunduran diri Melvin Lim, posisi CEO PropertyLimBrothers kini diambil alih oleh Vice President of Operations perusahaan tersebut.