Pernyataan seorang dokter spesialis jantung dan pembuluh darah, dr. Bobby Arfhan, Sp.JP(K), FIHA, memicu gelombang kontroversi di media sosial. Melalui akunnya @drbobbyjantung, dr. Bobby menegaskan, “GERD ga bikin sakit jantung. Udah itu aja,” sebuah klarifikasi yang justru menuai serangan dari warganet.
Debat medis liar di platform daring ini mencuat pasca meninggalnya selebgram Lula Lahfah, di mana banyak spekulasi kesehatan beredar tanpa dasar ilmiah. Upaya dr. Bobby untuk meluruskan informasi justru dibalas dengan “tutorial medis” dari netizen awam yang merasa lebih paham.
Di tengah hujatan yang ia terima, publik mulai mempertanyakan siapa sebenarnya sosok dokter yang berupaya memberikan edukasi ini.
Profil dr. Bobby Arfhan: Kardiolog Intervensi Berpengalaman
dr. Bobby Arfhan Anwar adalah seorang Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah Konsultan (Sp.JP(K)) serta Fellow of Indonesian Heart Association (FIHA). Gelar FIHA menunjukkan pengakuan tinggi atas keahlian dan kontribusinya dalam komunitas kardiologi Indonesia.
Ia menamatkan pendidikan dokter umum di Universitas Trisakti pada tahun 2010, kemudian melanjutkan studi spesialisasi jantung dan pembuluh darah di Universitas Andalas, lulus pada tahun 2015. Lebih dari sekadar spesialis, dr. Bobby juga merupakan Konsultan Kardiologi Intervensi, yang berarti ia memiliki keahlian khusus dalam tindakan minimal invasif untuk menangani penyakit jantung, seperti kateterisasi dan pemasangan stent.
Ahli di Ruang Gawat Jantung
Pengalaman praktiknya berfokus pada penanganan kasus-kasus kritis. dr. Bobby pernah bertugas sebagai Dokter Jantung di Eka Hospital Permata Hijau dan kini berpraktik di RS Hermina Depok serta RSU Bunda Margonda. Di rumah sakit tersebut, ia secara rutin menangani serangan jantung akut dan penyempitan pembuluh darah jantung dengan keahlian intervensinya.
Ia menguasai serangkaian prosedur diagnostik dan terapi mutakhir, meliputi:
- Elektrokardiografi (EKG)
- Ekokardiografi (USG Jantung)
- Stress Test Treadmill
- Kateterisasi Jantung
- Pemasangan Stent Jantung
Edukator Kesehatan Publik
Pendekatannya terhadap kesehatan jantung bersifat holistik. Selain menangani keadaan gawat darurat, dr. Bobby juga aktif dalam edukasi gaya hidup sehat dan pencegahan sekunder untuk menjaga fungsi kardiovaskular pasiennya dalam jangka panjang. Inilah yang menjadi dasar motivasinya untuk turun ke media sosial, memberikan klarifikasi sederhana tentang hubungan antara GERD dan jantung sebagai bentuk edukasi publik.
Fakta-fakta profesional ini membuat serangan yang ia terima terasa ironis. dr. Bobby, yang menghabiskan lebih dari satu dekade untuk mempelajari jantung secara mendalam dan terbiasa menangani nyawa di meja kateterisasi, justru diberi “pelajaran” dan disuruh “belajar lagi” oleh netizen yang pengetahuannya mungkin hanya berasal dari artikel daring atau video TikTok singkat.
Biodata Lengkap dr. Bobby Arfhan Anwar
| Kategori | Detail |
|---|---|
| Nama Lengkap | dr. Bobby Arfhan Anwar, Sp.JP(K), FIHA |
| Agama | Islam |
| Spesialisasi Utama | Dokter Spesialis Jantung dan Pembuluh Darah (Kardiolog) |
| Gelar Kehormatan | Fellow of Indonesian Heart Association (FIHA) |
| Subspesialisasi | Konsultan Kardiologi Intervensi |
| Pendidikan Dokter Umum | Universitas Trisakti (Lulus 2010) |
| Pendidikan Spesialis Jantung | Universitas Andalas (Lulus 2015) |
| Tempat Praktik Saat Ini | RS Hermina Depok, RSU Bunda Margonda (Depok) |
| Pengalaman Praktik Sebelumnya | Eka Hospital Permata Hijau (Jakarta) |
| Keahlian Medis | Penanganan Gawat Darurat Jantung (serangan jantung akut, penyempitan arteri koroner), Prosedur Intervensi (Kateterisasi Jantung, Pemasangan Ring/Stent), Diagnostik Jantung Komprehensif (EKG, Ekokardiografi, Stress Test, TEE, Holter) |
| Organisasi Profesional | Anggota Perhimpunan Dokter Spesialis Kardiovaskular Indonesia (PERKI) |
