Bandar Udara Internasional El Tari Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT), telah merampungkan pemberangkatan 310 jemaah haji menuju Surabaya, Jawa Timur. Proses keberangkatan ini berlangsung selama tiga hari, mulai 8 hingga 10 Mei 2026.

General Manager PT Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara Internasional El Tari Kupang, Teguh Darmawan Saiman, menjelaskan bahwa jumlah tersebut merupakan bagian dari total 533 calon jemaah haji asal NTT tahun ini. Sisa jemaah lainnya diberangkatkan melalui bandara berbeda langsung menuju Surabaya.

Teguh menegaskan kelancaran seluruh proses pemberangkatan ini berkat sinergi yang kuat antara PT Angkasa Pura Indonesia, Kementerian Haji dan Umroh Kantor Wilayah NTT, serta seluruh pemangku kepentingan terkait.

“PT Angkasa Pura Indonesia Bandar Udara Internasional El Tari Kupang bersama Kementerian Haji dan Umroh Kantor Wilayah NTT beserta seluruh stakeholder terkait telah melaksanakan seluruh komitmen bersama yang telah disepakati untuk kelancaran pemberangkatan jemaah haji NTT tahun 2026,” ujar Teguh di Kupang, Selasa (12/5).

Rincian Pemberangkatan Jemaah

Berdasarkan data penerbangan dan panitia haji, pemberangkatan jemaah dimulai pada 8 Mei 2026. Rombongan pertama adalah delapan jemaah asal Kabupaten Belu yang tiba menggunakan Wings Air IW-1954, sebelum melanjutkan penerbangan menuju Bandar Udara Internasional Juanda Surabaya dengan Lion Air JT 695.

Sementara itu, rombongan terakhir diberangkatkan pada 10 Mei 2026, terdiri dari 15 jemaah asal Kabupaten Timor Tengah Selatan menggunakan Lion Air JT 695. Adapun Kota Kupang menjadi daerah dengan jumlah jemaah terbanyak, yakni 205 orang, yang diberangkatkan menggunakan Lion Air JT 697.

Fasilitas dan Pengamanan Khusus

Pihak bandara juga menyiapkan berbagai fasilitas pelayanan bagi jemaah haji. Fasilitas tersebut meliputi ruang tunggu khusus, akses masuk pesawat yang terpisah dari penumpang reguler, pemeriksaan kesehatan gratis, hingga ambulans khusus jemaah haji.

“Seluruh jemaah haji yang melalui Bandar Udara Internasional El Tari Kupang telah kami siapkan pelayanan terbaik agar para jemaah merasa nyaman selama proses keberangkatan,” kata Teguh.

Selain itu, pengamanan dan pengaturan alur keberangkatan turut diperkuat. Penambahan personel Airport Security dan Lanud El Tari dilakukan guna memastikan seluruh proses pemberangkatan berjalan aman, tertib, dan kondusif.