PALU – Dua desa di Kecamatan Moutong, Kabupaten Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, terendam banjir setelah hujan deras mengguyur wilayah tersebut dalam kurun waktu yang cukup lama pada Minggu (10/5/2026). Luapan sungai di Desa Salepae menjadi pemicu utama genangan yang merendam permukiman warga dan akses jalan.

Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Sulawesi Tengah, Asbudianto, dalam laporannya di Palu pada Minggu (10/5/2026), menjelaskan dampak bencana ini. “Banjir merendam permukiman warga dan akses jalan di Desa Salepae dan Desa Moutong Utara (Dusun I),” katanya.

Berdasarkan laporan sementara, Desa Salepae mengalami kerusakan serius dengan tiga titik tanggul jebol dan jalan desa tergenang banjir. Sementara itu, di Desa Moutong Utara, sebanyak tujuh kepala keluarga (KK) terdampak dan lima rumah warga dilaporkan terendam air.

Asbudianto memastikan bahwa tidak ada korban jiwa dalam kejadian ini. Namun, jumlah pengungsi masih dalam proses pendataan oleh pihak berwenang. BPBD Provinsi Sulawesi Tengah bersama Tim Reaksi Cepat (TRC) BPBD Kabupaten Parigi Moutong telah bergerak cepat melakukan asesmen dan berkoordinasi untuk penanganan darurat di lokasi terdampak.

Lebih lanjut, BPBD Kabupaten Parigi Moutong bersama aparat desa juga telah menurunkan alat berat untuk membantu penanganan banjir. Kebutuhan mendesak yang teridentifikasi di Desa Salepae saat ini adalah perbaikan tanggul yang jebol guna mencegah dampak banjir yang lebih luas di kemudian hari.

Hingga Minggu malam, hujan dilaporkan mulai reda. Meski demikian, genangan banjir masih terlihat merendam permukiman dan perkebunan warga di kedua desa tersebut.