Pemerintah Kabupaten Banggai Kepulauan (Bangkep), Sulawesi Tengah, menjalin kerja sama strategis dengan Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) dalam upaya memperkuat transformasi digital pemerintahan. Kolaborasi ini fokus pada penyusunan Dokumen Arsitektur dan Peta Rencana Sistem Pemerintahan Berbasis Elektronik (SPBE).
Bupati Banggai Kepulauan, Rusli Moidady, di Palu, Jumat (1/5/2026), menjelaskan bahwa kerja sama ini bertujuan menyelaraskan langkah seluruh perangkat daerah. “Kerja sama ini untuk menyelaraskan langkah seluruh perangkat daerah agar memiliki panduan yang sama dalam pengembangan teknologi informasi, sehingga tidak ada lagi aplikasi yang berjalan sendiri-sendiri atau tumpang tindih,” tegas Rusli.
Penandatanganan nota kesepahaman (MoU) antara Pemkab Banggai Kepulauan dan ITS menandai dimulainya penyusunan dokumen arsitektur dan peta rencana SPBE tersebut. Rusli menegaskan bahwa transformasi digital kini bukan lagi pilihan, melainkan sebuah kebutuhan mendesak.
Menurutnya, implementasi SPBE secara menyeluruh sangat krusial untuk mewujudkan tata kelola pemerintahan modern yang cepat, transparan, dan akuntabel. “Masyarakat saat ini menuntut pelayanan publik yang lebih efisien sehingga pemerintah daerah harus mampu menjawab tantangan tersebut melalui implementasi SPBE secara menyeluruh,” ujarnya.
Penyusunan peta rencana SPBE ini, lanjut Rusli, diperlukan sebagai blueprint pembangunan digital daerah. Hal ini untuk memastikan arah pengembangan sistem pemerintahan menjadi lebih terukur dan terintegrasi, serta mendorong efisiensi anggaran melalui pemanfaatan teknologi informasi.
“Ujung dari seluruh proses ini adalah peningkatan kualitas pelayanan publik,” kata Rusli, menekankan bahwa kerja sama dengan ITS menjadi langkah penting untuk memastikan transformasi digital berjalan efektif dan tepat sasaran.
Ia juga mengungkapkan keyakinannya terhadap kapasitas ITS dalam memetakan potensi dan tantangan daerah, khususnya Banggai Kepulauan yang memiliki karakteristik wilayah kepulauan dengan tantangan infrastruktur digital. Oleh karena itu, seluruh organisasi perangkat daerah (OPD) diminta untuk mendukung proses penyusunan ini dengan menyediakan data akurat dan berkolaborasi aktif dengan tim ITS.
Rusli berharap dokumen yang dihasilkan tidak hanya menjadi arsip semata, melainkan benar-benar menjadi pedoman utama dalam pengembangan digitalisasi daerah. “Semoga sinergi ini menjadi awal yang baik bagi kemajuan Kabupaten Banggai Kepulauan menuju daerah yang cerdas, inovatif, dan kompetitif di era digital,” pungkasnya.
