Seorang pria asal Sidoarjo, Misdi (47), harus berurusan dengan pihak kepolisian setelah aksinya mencoba membeli sepeda motor sport Kawasaki Ninja 4 tak menggunakan uang mainan terbongkar di sebuah showroom di Kecamatan Kencong, Kabupaten Jember. Peristiwa penipuan ini terjadi pada Jumat (24/4/2026) sore, saat pemilik showroom mencurigai tumpukan uang yang diserahkan pelaku.
Kronologi Penipuan
Misdi, yang diketahui berasal dari Kecamatan Tulangan, Kabupaten Sidoarjo, tiba di Jember seorang diri dengan menumpangi bus umum. Ia mendatangi showroom motor di Kencong sekitar pukul 14.40 WIB. Layaknya pembeli pada umumnya, Misdi tampak meyakinkan saat melihat-lihat deretan motor yang dipajang.
Pemilik showroom, Hasan (45), melayani Misdi dengan sabar. “Lama dia melihat berbagai merk motor dan tidak selang beberapa lama yang bersangkutan tersebut cocok dengan motor ninja 4 tak milik saya,” ujar Hasan.
Setelah sepakat dengan harga Rp26 juta, Hasan menunjukkan kelengkapan surat kendaraan berupa BPKB. Misdi kemudian meminta agar motor tersebut segera dikeluarkan dari showroom sebagai tanda jadi pembelian.
Modus Operandi Terbongkar
Sesaat sebelum Misdi membawa motor, Hasan meminta pembayaran diselesaikan. Pelaku kemudian menyerahkan setumpuk uang pecahan Rp100 ribu yang telah diikat rapi menjadi 26 bendel, masing-masing disimulasikan bernilai Rp1 juta.
Namun, insting bisnis Hasan menyelamatkannya dari kerugian besar. Saat menghitung tumpukan uang tersebut secara teliti, ia mendapati kejanggalan pada lembaran uang kertas yang diterimanya. “Yang bersangkutan saya suruh bayar dulu dan ia bayar 26 juta rupiah. Sambil saya hitung uang tersebut tiba tiba saya curiga kok ada uang palsu,” sambung Hasan.
Terungkap bahwa Misdi menggunakan modus operandi yang cukup rapi. Untuk mengelabui korban, ia meletakkan uang asli sebesar Rp1 juta di bagian paling atas setiap bendelan, berfungsi untuk menutupi lembaran uang mainan di bagian bawahnya. “Pintar pelaku ini, jadi uang asli di taruh atas untuk menjepit yang palsu. Kalau saya tidak teliti tadi motor saya raib dan saya harus merugi puluhan juta rupiah,” ucap Hasan.
Pelaku Diamankan Polisi
Menyadari dirinya hendak ditipu, Hasan segera bertindak cepat dengan mengamankan Misdi dan langsung menghubungi anggota Polsek Kencong. Mengetahui kedoknya terbongkar, Misdi mendadak panik. Ia sempat memelas, meminta maaf berkali-kali kepada Hasan, dan memohon agar kasus penipuan ini diselesaikan secara kekeluargaan tanpa melibatkan pihak kepolisian.
Namun, nasi telah menjadi bubur. Tak berselang lama, aparat kepolisian tiba di lokasi kejadian. Misdi langsung digelandang ke Mapolsek setempat untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut, beserta barang bukti berupa tumpukan uang asli dan uang mainan yang digunakannya dalam beraksi.
