Manajemen Persija Jakarta bergerak cepat mencari juru taktik baru setelah resmi berpisah dengan Mauricio Souza. Dua nama besar, Shin Tae-yong dan seorang pelatih asal Kolombia, kini santer disebut sebagai kandidat terkuat untuk menakhodai skuad Macan Kemayoran.

Perpisahan dengan Mauricio Souza terjadi setelah manajemen dan pelatih kelahiran 13 Maret 1974 itu gagal mencapai kesepakatan terkait target juara di akhir musim. Direktur Persija, Mohamad Prapanca, mengonfirmasi bahwa klub kini tengah menyeleksi sejumlah nama pelatih potensial.

Pencarian Suksesor di Tengah Standar Tinggi

“Sebagai penggantinya, kami sudah menjalin komunikasi dengan kandidat pelatih baru,” ujar Prapanca, menegaskan keseriusan manajemen dalam proses pencarian ini.

Meskipun gagal membawa Persija meraih gelar juara, Mauricio Souza meninggalkan standar performa yang cukup tinggi. Di bawah kepemimpinannya, Persija berhasil finis di peringkat ketiga Liga 1 dengan raihan 71 angka. Torehan ini merupakan pencapaian terbaik skuad Macan Kemayoran dalam satu dekade terakhir di kompetisi sepak bola Indonesia.

Kabar beredar menyebutkan bahwa mantan pelatih Timnas Indonesia, Shin Tae-yong, menjadi salah satu incaran utama. Selain itu, seorang pelatih asal Kolombia juga masuk dalam daftar kandidat yang sedang dipertimbangkan oleh manajemen Persija. Proses seleksi ini dilakukan dengan cermat mengingat ekspektasi tinggi yang diemban oleh pelatih baru.

Manajemen Persija tidak ingin terburu-buru dalam mengambil keputusan, meskipun mereka bertekad untuk segera menemukan pengganti yang tepat. Hal ini penting untuk memastikan persiapan tim menghadapi musim mendatang dapat berjalan optimal, melanjutkan tren positif yang telah dibangun.