Universitas Islam Negeri (UIN) Datokarama Palu menggelar rapat kerja secara virtual dengan Direktur Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (PTKIN) Kementerian Agama (Kemenag), Prof Phil Sahiron, pada Kamis (9/4/2026). Dalam kesempatan tersebut, Sahiron menekankan pentingnya fokus UIN Datokarama pada transfer pengetahuan sebagai bagian integral dari implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi.
Tiga Agenda Tri Dharma Perguruan Tinggi
Prof Phil Sahiron memaparkan bahwa PTKIN memiliki tiga agenda utama dalam penyelenggaraan Tri Dharma Perguruan Tinggi. “PTKIN fokus pada tiga agenda penyelenggaraan tri dharma perguruan tinggi,” kata Phil Sahiron saat memaparkan materi secara virtual dalam rapat kerja UIN Datokarama.
Tugas pertama yang ia soroti adalah transfer pengetahuan. UIN Datokarama dan PTKIN lainnya di seluruh Indonesia, menurut Sahiron, harus melaksanakan transfer pengetahuan dengan baik dan berkesinambungan guna meningkatkan kualitas pendidikan.
Agenda kedua adalah pengembangan pengetahuan atau keilmuan. Hal ini mencakup integrasi keilmuan antara studi Islam dengan ilmu-ilmu umum. Sahiron menyoroti bahwa pengembangan keilmuan di tingkat perguruan tinggi, khususnya di PTKIN, terasa lambat baik dalam proses pendidikan dan pengajaran, penelitian, maupun pengabdian masyarakat.
“Para pimpinan PTKIN termasuk UIN Datokarama harus mengingatkan dosen untuk melakukan pengembangan keilmuan,” ujarnya. Sebagai akademisi atau dosen PTKIN, pengembangan keilmuan adalah keharusan yang wajib dilakukan, dan Kemenag memberikan dukungan penuh untuk hal tersebut. “UIN Datokarama harus bekerja keras semaksimal mungkin untuk melakukan pengembangan keilmuan,” ucap Sahiron.
Terakhir, tugas ketiga adalah pembangunan karakter generasi muda. Pembangunan karakter ini harus diiringi dengan penanaman nilai-nilai hubungan manusia dengan Tuhan, hubungan sesama manusia, serta hubungan manusia dengan alam. “Pembangunan karakter harus masuk prioritas dan dilakukan secara berkelanjutan,” tegasnya.
Rapat kerja UIN Datokarama ini dilaksanakan pada 8-10 April 2026, dengan mengusung tema “penguatan distingsi kelembagaan menuju Indonesia emas 2045”.
