Sebuah pabrik arang di Dusun Tondomulyo, Desa Gadungan, Kecamatan Puncu, Kabupaten Kediri, dilalap si jago merah pada Kamis (1/1/2026) pagi. Insiden kebakaran hebat ini menyebabkan kerugian materiil ditaksir mencapai Rp75 juta, meskipun beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

Proses pemadaman api berlangsung selama hampir tiga jam, dimulai pukul 10.40 WIB dan baru berhasil dikendalikan sepenuhnya pada pukul 13.30 WIB. Laporan awal mengenai kebakaran diterima oleh Petugas Pemadam Kebakaran Kabupaten Kediri Pos Pare pada pukul 10.25 WIB dari pemilik pabrik, Sukarno.

Plt Kasatpol PP Kabupaten Kediri, Kaleb Untung Satrio Wicaksono, menjelaskan bahwa tim pemadam kebakaran segera bergerak menuju lokasi dua menit setelah laporan diterima dan tiba di lokasi pada pukul 10.38 WIB. “Adanya laporan dari pemilik pabrik telah terjadi kebakaran pabrik Arang diduga kebakaran muncul karena adanya Uap panas oven terlalu tinggi kemudian api membakar arang di dalam gudang,” kata Kaleb.

Untuk mengatasi kobaran api, sebanyak dua unit armada pemadam kebakaran dari Pos Pare dikerahkan, didukung oleh enam personel di bawah koordinasi Bidang Pencegahan Kebakaran. Upaya cepat dan terkoordinasi ini membuahkan hasil.

“Api berhasil dipadamkan sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku, sehingga tidak meluas ke area sekitar,” jelas Kaleb, memastikan bahwa penanganan kebakaran berjalan efektif dan mencegah dampak yang lebih besar.

Meskipun kerugian materiil cukup besar, pihak berwenang berhasil menyelamatkan aset senilai kurang lebih Rp15 juta dari amukan api. Yang terpenting, tidak ada laporan mengenai korban, baik luka ringan, luka berat, maupun korban meninggal dunia akibat insiden ini.

Menyikapi kejadian tersebut, Satpol PP Kabupaten Kediri mengimbau kepada seluruh pelaku usaha, khususnya yang beroperasi dengan mesin dan peralatan berpotensi panas tinggi, untuk lebih meningkatkan kewaspadaan dan memperhatikan aspek keselamatan kerja. Imbauan ini bertujuan untuk mencegah terulangnya kejadian serupa di masa mendatang.