Pemerintah Kota (Pemkot) Surabaya menyiagakan total 35 pos pengamanan dan layanan kesehatan di berbagai titik strategis menjelang periode libur Lebaran 2026. Langkah ini diambil untuk menjamin keamanan dan keselamatan warga di tengah peningkatan mobilitas.

Asisten Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat Pemkot Surabaya, M. Fikser, menjelaskan bahwa pos-pos tersebut ditempatkan di lokasi-lokasi vital, mulai dari pusat keramaian hingga ruas jalan yang teridentifikasi rawan kecelakaan. “Total ada 35 titik pos keamanan dan layanan kesehatan yang kami siapkan. Tujuh di antaranya berada di pos-pos utama, salah satunya di kawasan Balai Kota Surabaya. Sementara sekitar 25 pos lainnya ditempatkan di ruas-ruas jalan protokol yang selama ini teridentifikasi rawan kecelakaan,” ujar Fikser pada Senin (16/3/2026).

Fikser menambahkan, keberadaan pos-pos ini merupakan upaya antisipasi untuk memastikan masyarakat dapat segera mengakses layanan kesehatan jika terjadi kondisi darurat, terutama saat arus mudik dan balik Lebaran. Pengamanan dan pelayanan di pos-pos tersebut juga melibatkan kolaborasi terpadu dengan unsur TNI dan Polri, guna mempercepat respons petugas di lapangan.

Layanan Darurat 112 Tetap Siaga 24 Jam

Selain pos kesehatan, Pemkot Surabaya juga memastikan layanan darurat 112 tetap beroperasi penuh selama 24 jam untuk menerima laporan dari masyarakat. “Layanan 112 selalu siaga 24 jam. Kami juga berkolaborasi dengan layanan 110 milik kepolisian agar penanganan laporan masyarakat bisa lebih cepat dan terintegrasi,” jelas Fikser.

Ia mengakui bahwa mobilitas tinggi selama libur Lebaran kerap diikuti dengan lonjakan jumlah panggilan ke layanan darurat. Saat ini, layanan 112 Surabaya telah didukung oleh puluhan jalur panggilan, namun Pemkot terus mengevaluasi dan meningkatkan kualitas pelayanan. “Kami terus melakukan pembenahan karena trafik panggilan cukup tinggi. Ini juga menunjukkan bahwa masyarakat mulai bergantung pada layanan darurat 112 ketika menghadapi situasi yang membutuhkan penanganan cepat,” tambahnya.

Wali Kota Surabaya, Eri Cahyadi, disebut memberikan perhatian serius terhadap optimalisasi layanan 112 agar dapat diakses masyarakat kapan saja. Oleh karena itu, Pemkot Surabaya mengimbau warga untuk tetap waspada selama periode libur Lebaran dan menyimpan nomor layanan darurat, termasuk 112, untuk kondisi mendesak.

Dengan kesiapan pos pengamanan dan layanan darurat ini, Pemkot Surabaya berharap masyarakat dapat merayakan Lebaran dengan lebih aman dan nyaman.