Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Nusa Tenggara Barat (NTB) mengeluarkan peringatan dini cuaca ekstrem untuk Rabu, 11 Maret 2026. Wilayah Mataram dan Lombok, serta beberapa daerah lain di NTB, berpotensi dilanda hujan sedang hingga lebat yang disertai kilat/petir dan angin kencang mulai pagi hari.

Peringatan Dini Cuaca Ekstrem

Laporan prakirawan BMKG NTB pukul 05.50 WITA menyebutkan, kondisi cuaca buruk ini diperkirakan berlangsung dari pukul 06.00 WITA hingga 07.30 WITA. Mengingat waktu kejadian bertepatan dengan jam keberangkatan aktivitas pagi, masyarakat diimbau untuk meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi jalan licin dan penurunan jarak pandang.

Wilayah Terdampak Awal

Pada tahap awal, hujan lebat disertai angin kencang diprediksi melanda beberapa titik utama:

KabupatenKecamatan Terdampak
Lombok BaratGerung, Sekotong, Lembar
Lombok TimurKeruak, Sakra Timur, Sakra Barat
SumbawaAlas Barat
Sumbawa BaratJereweh, Sekongkang, Poto Tano, Maluk

Potensi Perluasan Wilayah

BMKG juga memperingatkan bahwa cuaca ekstrem ini berpotensi meluas ke sejumlah wilayah strategis lainnya, termasuk pusat pemerintahan dan ekonomi di Kota Mataram:

  • Kota Mataram: Ampenan, Mataram, Cakranegara, Sekarbela, Selaparang, Sandubaya.
  • Kabupaten Lombok Tengah: Praya, Jonggat, Batukliang, Pujut, Praya Barat, Praya Timur, Janapria, Pringgarata, Kopang, Praya Tengah, Praya Barat Daya, Batukliang Utara.
  • Kabupaten Lombok Barat: Kediri, Narmada, Labuapi, Gunungsari, Lingsar, Batu Layar, Kuripan.
  • Kabupaten Lombok Timur: Sakra, Terara, Sikur, Masbagik, Sukamulia, Selong, Pringgabaya, Aikmel, Sambelia, Montong Gading, Pringgasela, Suralaga, Wanasaba, Sembalun, Suwela, Labuhan Haji, Jerowaru.
  • Kabupaten Sumbawa & Sumbawa Barat: Taliwang, Seteluk, Brang Rea, Brang Ene, Lunyuk, Alas, Utan, Batu Lanteh, Sumbawa, Moyo Hilir, Moyo Hulu, Labuhan Badas, Buer, Rhee, Unter Iwes, Moyo Utara, Lenangguar, Orong Telu.

Analisis dan Imbauan BMKG

Peringatan dini ini didasarkan pada analisis konsentrasi awan hujan yang masif di sepanjang pesisir barat Pulau Lombok dan bagian barat Pulau Sumbawa. Kecepatan angin yang menyertai hujan lebat juga perlu diwaspadai karena berpotensi memicu pohon tumbang atau kerusakan pada baliho. Masyarakat di wilayah pesisir dan perbukitan diminta tetap waspada terhadap potensi banjir rob singkat atau tanah longsor ringan. Bagi pengguna jasa penyeberangan di Pelabuhan Lembar dan Poto Tano, disarankan untuk memantau kondisi gelombang laut demi keselamatan.

Informasi ini disampaikan oleh Prakirawan BMKG – Nusa Tenggara Barat (E-3).