Pemerintah Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng) menegaskan komitmennya untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap Program Makan Bergizi Gratis (MBG). Langkah ini diambil guna memastikan program tersebut berjalan optimal dan memberikan manfaat nyata dalam pemenuhan gizi anak-anak di wilayah tersebut.

Komitmen tersebut disampaikan Wakil Gubernur Sulawesi Tengah, Reny A. Lamadjido, saat meninjau langsung Sekolah Dasar Negeri (SDN) 6 Kayumalue Ngapa di Palu pada Selasa, 24 Februari 2026. Kunjungan ini dilakukan menyusul beredarnya sebuah video viral yang menyoroti menu MBG di sekolah tersebut.

“Saya mengapresiasi ibu guru. Kepedulian beliau terhadap anak-anak patut kita hargai. Ini bentuk perhatian agar anak-anak kita benar-benar mendapatkan asupan yang sesuai standar gizi,” ujar Wagub Reny A. Lamadjido, mengapresiasi guru yang sebelumnya menyampaikan keluhan.

Video yang menjadi perbincangan publik tersebut memperlihatkan kekecewaan seorang guru terhadap paket makanan yang dibagikan kepada murid saat bulan Ramadhan. Menanggapi hal itu, Wagub Reny menjelaskan bahwa kunjungannya bertujuan untuk memastikan persoalan ditangani secara tepat dan proporsional, sekaligus menjadi bahan evaluasi penting bagi program.

Dalam peninjauan tersebut, Wagub berdialog langsung dengan guru yang menyampaikan keluhan serta pengelola dapur MBG. Dialog ini dilakukan untuk klarifikasi dan pembinaan. Ia menekankan bahwa Program MBG merupakan inisiatif strategis pemerintah untuk mendukung tumbuh kembang anak melalui asupan nutrisi dan protein yang memadai.

Reny A. Lamadjido menegaskan, kecukupan gizi anak adalah fondasi utama dalam membangun sumber daya manusia (SDM) berkualitas. Oleh karena itu, kualitas dan ketepatan distribusi makanan harus menjadi perhatian bersama seluruh pihak terkait. Ia pun mengajak elemen sekolah dan pengelola program untuk terbuka dalam menyampaikan evaluasi.

“Kalau ada yang tidak sesuai lagi, kabari saya. Kita tidak mencari kejelekan, ini bagian dari tugas kami melakukan pembinaan. Jangan kecil hati, mari kita perbaiki bersama,” ajaknya.

Selain berdialog, Wagub juga meninjau dapur Satuan Pelaksana Pemberi Gizi (SPPG) untuk memastikan proses pengolahan makanan berjalan sesuai standar kebersihan dan keamanan pangan. Dari hasil peninjauan, kondisi dapur dinyatakan bersih dan layak.

“Tempat pengolahannya bersih. Ke depan kita jaga konsistensi kualitas, kebersihan, dan ketepatan distribusinya,” kata Reny A. Lamadjido.

Pada kesempatan yang sama, ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan Program MBG yang telah menjangkau wilayah Sulawesi Tengah, khususnya di Kelurahan Kayumalue. Pemerintah provinsi, lanjutnya, berkomitmen untuk terus melakukan pembinaan dan pengawasan agar program MBG benar-benar memberikan manfaat optimal bagi kesehatan dan generasi masa depan.