Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Erick Thohir terus menggalang dukungan dari sektor swasta guna mempercepat kemajuan olahraga di Tanah Air. Kolaborasi antara pemerintah, federasi, dan pihak swasta dinilai menjadi kunci utama dalam mendorong prestasi atlet dan pengembangan industri olahraga nasional.

Erick Thohir menekankan pentingnya sinergi ini dalam sebuah unggahan di akun media sosial resminya pada Minggu, 8 Maret 2026. “Pertumbuhan olahraga harus didukung dengan kolaborasi lintas sektor, tidak hanya mengandalkan pemerintah, tetapi juga diperlukan peran sektor swasta dan dukungan masyarakat,” tulis Erick.

Dalam upaya tersebut, Menpora Erick Thohir telah melakukan serangkaian pertemuan dengan sejumlah pimpinan perusahaan swasta. Salah satunya adalah Direktur Utama PT Bank Central Asia Tbk (BCA), Hendra Lembong. Erick menjelaskan bahwa BCA telah menunjukkan komitmen nyata dalam mendukung pembangunan olahraga, khususnya melalui dukungan terhadap atlet tenis dan renang.

Menurut Erick, keterlibatan BCA ini merupakan contoh konkret bagaimana sektor swasta dapat berkontribusi dalam pembinaan atlet dan pengembangan olahraga prestasi di Indonesia. Dukungan semacam ini sangat krusial tidak hanya untuk peningkatan prestasi, tetapi juga untuk pengembangan industri olahraga yang saat ini menjadi fokus pemerintah.

Selain pembinaan atlet, peran perusahaan swasta juga dianggap vital dalam mengembangkan berbagai ekosistem olahraga. Ini mencakup penyelenggaraan kompetisi yang berkualitas, peningkatan fasilitas latihan, hingga penguatan manajemen organisasi olahraga secara keseluruhan.

Tidak hanya dengan BCA, Menpora juga bertemu dengan petinggi dari Grup Ciputra. Grup Ciputra, yang dikenal memiliki semangat tinggi untuk berkontribusi pada kemajuan olahraga, saat ini aktif membina atlet-atlet golf potensial hingga tingkat profesional. Pembinaan yang dilakukan pihak swasta seperti ini dinilai dapat memperluas jalur pengembangan talenta olahraga, mulai dari usia muda hingga jenjang profesional.

Erick Thohir menambahkan, kolaborasi yang solid antara pemerintah, federasi olahraga, dan sektor swasta merupakan salah satu faktor penentu untuk meningkatkan daya saing atlet Indonesia di kancah internasional. Kementerian yang dipimpinnya akan terus mendorong pertumbuhan olahraga dengan dukungan lintas sektor, terutama dari swasta sebagai sponsor, mengingat pendanaan olahraga tidak cukup hanya mengandalkan anggaran pemerintah.

Dengan keterlibatan berbagai pihak, pemerintah berharap pembinaan olahraga nasional dapat berjalan lebih berkelanjutan. Hal ini diharapkan mampu melahirkan lebih banyak atlet berprestasi yang siap mengharumkan nama Indonesia di berbagai ajang internasional.