Lima penerbangan internasional dari Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai, Bali, dibatalkan pada Minggu (1/3/2026) menyusul eskalasi konflik di Timur Tengah antara Amerika Serikat, Israel, dan Iran. Pembatalan ini berdampak pada 1.618 penumpang yang hendak menuju sejumlah negara di kawasan tersebut. Sebagai respons, pihak kepolisian dan pemangku kepentingan terkait menyiapkan enam hotel untuk akomodasi sementara penumpang terdampak.

Kasi Humas Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai, Ipda I Gede Suka Artana, menjelaskan bahwa personel kepolisian telah melaksanakan pengamanan, patroli, serta memberikan imbauan Kamtibmas kepada para penumpang, yang didominasi warga negara asing (WNA), di area Terminal Keberangkatan Internasional.

“Personel Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai bersinergi dengan stakeholder terkait untuk melakukan pengamanan dan monitoring di Terminal Internasional serta memberikan imbauan Kamtibmas kepada penumpang. Hingga saat ini situasi tetap aman dan kondusif,” ungkap Artana.

Daftar Penerbangan yang Dibatalkan

Kegiatan pengamanan dan monitoring situasi telah dilaksanakan oleh personel Polres Bandara Ngurah Rai sejak Sabtu (28/2/2026) malam, dengan fokus pada pelayanan serta keamanan penumpang terdampak pembatalan penerbangan. Berdasarkan hasil monitoring, sejumlah penerbangan internasional yang berstatus batal meliputi:

  • Etihad Airways EY-477 rute Bali–Abu Dhabi dengan total 291 penumpang (287 penumpang dan 4 bayi).
  • Qatar Airways QR-963 rute Bali–Doha dengan total 240 penumpang.
  • Emirates EK369 rute Denpasar–Dubai dengan total 509 penumpang (504 penumpang dan 5 bayi).
  • Emirates EK399 rute Denpasar–Dubai dengan total 349 penumpang (346 penumpang dan 3 bayi).
  • Qatar QR961 rute Denpasar–Doha dengan total 229 penumpang.

Untuk penerbangan Emirates EK399 dan Qatar QR961, pembatalan telah disampaikan lebih awal kepada penumpang melalui pemberitahuan email dari maskapai.

Penanganan Penumpang Terdampak

Penumpang yang terdampak pembatalan penerbangan Etihad EY-477, Qatar QR-963, dan Emirates EK369 telah diarahkan sesuai kebijakan masing-masing maskapai. Penumpang Emirates diarahkan ke hotel Golden Tulip, hotel Pullman, hotel Ibis Kuta, dan hotel Ibis Denpasar. Sementara itu, penumpang Etihad diarahkan ke hotel Harris Sunset Road dan Platinum hotel. Penumpang Qatar Airways sebagian menunggu di bandara dan sebagian mencari akomodasi secara mandiri, dengan pihak maskapai telah memberikan kompensasi berupa penggantian tiket.

“Seluruh penumpang yang mengalami pembatalan penerbangan diberikan opsi pengembalian dana (refund) atau penjadwalan ulang penerbangan berikutnya,” kata Artana.

Hingga saat ini, situasi keamanan dan ketertiban di kawasan Bandara Internasional I Gusti Ngurah Rai dilaporkan tetap aman dan kondusif. “Polres Kawasan Bandara I Gusti Ngurah Rai menegaskan akan terus melaksanakan pengamanan dan monitoring guna mengantisipasi potensi gangguan kamtibmas serta memastikan pelayanan kepada masyarakat berjalan optimal,” pungkasnya.

sumber gambar: mediaindonesia.com