Pembalap andalan Monster Energy Yamaha MotoGP, Fabio Quartararo, tidak dapat menyembunyikan kekecewaannya setelah hari pertama tes pramusim MotoGP 2026 di Sirkuit Buriram, Thailand, Selasa (24/2/2026). Juara dunia 2021 itu merasa Yamaha masih tertinggal jauh dari tim-tim rival, terutama dalam hal kecepatan di lintasan lurus.

Quartararo mengakhiri sesi tes dengan menempati posisi ke-18 dari total 43 putaran yang dilahapnya. Catatan waktu terbaiknya, 1 menit 30,507 detik, terpaut signifikan dari barisan depan. Bahkan, ia kalah cepat 0,172 detik dari Jack Miller yang mengendarai motor Yamaha satelit. Jaraknya dengan pembalap tercepat hari itu, Álex Márquez, mencapai lebih dari satu detik.

Masalah klasik yang terus menghantui Yamaha, yakni kekurangan kecepatan di lintasan lurus, kembali menjadi sorotan utama. Quartararo secara terang-terangan mengakui bahwa timnya kehilangan sekitar 10 km/jam dibandingkan para pesaing, sebuah selisih yang sangat krusial di ajang MotoGP.

“Hari ini rumit, bahkan lebih rumit dari yang saya bayangkan,” ujar pembalap berjuluk El Diablo itu, menggambarkan tingkat frustrasinya. Pernyataan tersebut mengindikasikan bahwa harapan untuk melihat peningkatan signifikan pada motor Yamaha V4 belum terwujud, setidaknya pada awal tes pramusim ini.

Hasil ini tentu menjadi pekerjaan rumah besar bagi tim Monster Energy Yamaha MotoGP untuk segera menemukan solusi agar dapat bersaing di papan atas pada musim 2026 mendatang.