Satuan Lalu Lintas (Satlantas) Polres Kediri melakukan penandaan pada sejumlah titik jalan berlubang di beberapa ruas jalan wilayahnya. Langkah ini diambil untuk mengantisipasi peningkatan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama saat musim hujan dan menjelang perayaan Idul Fitri 1447 Hijriah.
Penandaan dilakukan di beberapa ruas jalan seperti Jalan Letjen Sutoyo, Jalan Lawu, hingga kawasan PK Bangsa. Petugas menemukan banyak lubang yang berpotensi membahayakan pengendara, khususnya saat kondisi jalan basah.
Kanit Keamanan dan Keselamatan (Kamsel) Satlantas Polres Kediri, Ipda Gigih Prajongko, menjelaskan risiko tinggi tersebut. “Di beberapa ruas tersebut kami menemukan banyak jalan berlubang yang berisiko tinggi, terutama saat musim hujan karena lubang tertutup genangan air sehingga tidak terlihat oleh pengendara,” ujar Ipda Gigih saat dikonfirmasi pada Minggu (22/2/2026).
Untuk meminimalisir potensi kecelakaan, Satlantas langsung memasang tanda peringatan di titik-titik rawan. Pengguna jalan juga diimbau untuk lebih waspada saat melintas di kawasan tersebut. “Kami beri tanda dan mengimbau masyarakat untuk lebih berhati-hati. Saat hujan, lubang jalan sering tertutup air dan membahayakan,” tegasnya.
Ipda Gigih menambahkan bahwa cuaca hujan menjadi salah satu faktor utama meningkatnya risiko kecelakaan. Oleh karena itu, pengendara diminta mengurangi kecepatan, menjaga jarak aman, serta meningkatkan kewaspadaan selama berkendara. “Sekali lagi kami mohon kepada seluruh pengguna jalan untuk lebih berwaspada dan mengutamakan keselamatan,” imbuhnya.
Selain penandaan, Satlantas Polres Kediri juga berkoordinasi dengan instansi terkait. Koordinasi ini bertujuan mempercepat proses penambalan dan perbaikan jalan berlubang.
Upaya ini merupakan bentuk antisipasi terhadap peningkatan mobilitas masyarakat menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah. “Kami akan terus berkoordinasi agar perbaikan bisa segera dilakukan, sehingga keselamatan pengguna jalan tetap terjamin hingga menjelang Idul Fitri,” pungkas Ipda Gigih.
