Pemerintah Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, menyalurkan bantuan benih jagung sebanyak 45 ton kepada tujuh kecamatan pada Selasa, 19 Mei 2026. Inisiatif ini merupakan bagian dari upaya daerah untuk meningkatkan produksi jagung sekaligus memperkuat ketahanan pangan di wilayah tersebut.

Bupati Donggala, Vera Elena Laruni, menjelaskan bahwa penyaluran bibit ini menjadi langkah strategis pemerintah daerah. “Jadi pemberian bibit ini merupakan upaya pemerintah daerah dalam memastikan ketersediaan benih unggul di tingkat petani, khususnya pada komoditas strategis yang berperan penting dalam memenuhi kebutuhan pangan dan pakan masyarakat,” ujar Vera saat menyerahkan bantuan di Kecamatan Labuan.

Menurut Vera, ketahanan pangan bukan hanya isu sektoral, melainkan fondasi utama pembangunan daerah yang berdampak langsung pada kesejahteraan masyarakat dan pertumbuhan ekonomi. Ia menegaskan, “Tentunya ini merupakan langkah strategis yang harus menghasilkan peningkatan luas tanam, produktivitas, dan pendapatan petani.”

Bantuan benih jagung yang disalurkan adalah varietas BISI 18. Pendanaan program ini bersumber dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun anggaran 2026, dengan dukungan dari Kementerian Pertanian.

Bupati Vera Elena Laruni mengimbau seluruh pihak terkait untuk memastikan pemanfaatan bantuan ini secara optimal. “Saya imbau kepada seluruh pihak agar memastikan bantuan ini dimanfaatkan secara optimal dan memberikan hasil nyata bagi masyarakat,” tegasnya.

Ia berharap bantuan tersebut dapat mendorong peningkatan luas tanam dan produksi jagung di Donggala pada musim tanam tahun berjalan. Tujuh kecamatan penerima bantuan benih jagung tersebut meliputi:

  • Kecamatan Tanantovea: 4.575 kg
  • Kecamatan Labuan: 13.950 kg
  • Kecamatan Sindue Tombusabora: 8.100 kg
  • Kecamatan Banawa Tengah: 5.400 kg
  • Kecamatan Banawa Selatan: 5.400 kg
  • Kecamatan Sindue Tobata: 5.325 kg
  • Kecamatan Dampelas: 2.250 kg

Vera menambahkan, ke depan, seluruh petani diharapkan dapat menjadikan bantuan ini sebagai momentum penting untuk meningkatkan hasil pertanian dan memperkuat ekonomi masyarakat yang berbasis sektor pangan.