Gitaris Zendhy Kusuma akhirnya buka suara terkait insiden di sebuah restoran yang rekamannya sempat viral di media sosial beberapa waktu lalu. Dalam klarifikasinya, Zendhy mengakui sempat terpancing emosi pada malam kejadian, namun menyayangkan peristiwa tersebut berkembang menjadi tekanan digital dan cyberbullying setelah rekaman CCTV tersebar luas.

Zendhy menjelaskan bahwa kejadian yang terjadi pada September tahun lalu itu bermula dari situasi tidak nyaman saat dirinya dan keluarga menunggu pesanan makanan cukup lama. Kondisi lapar dan lelah disebutnya memicu suasana yang kurang kondusif.

“Saya tidak menutup mata bahwa pada malam itu emosi saya terpancing dan ada sikap yang seharusnya bisa disampaikan dengan cara yang lebih baik,” ujar Zendhy dalam keterangan resminya yang dikutip pada Minggu (8/3/2026).

Menurut Zendhy, insiden yang seharusnya menjadi masalah antara pelanggan dan pihak restoran tersebut berubah drastis setelah potongan rekaman CCTV beredar luas di platform digital. Sejak video tersebut viral, ia dan keluarganya menghadapi berbagai bentuk tekanan, mulai dari komentar negatif, penyebaran informasi pribadi, hingga tindakan cyberbullying.

Melalui klarifikasi ini, Zendhy Kusuma juga mengajak publik untuk mengambil pelajaran dari insiden tersebut dan menghindari praktik cyberbullying di ruang digital, mendorong diskusi yang konstruktif tanpa merugikan pihak lain.