Wali Kota Tegal Dedy Yon Supriyono mengingatkan masyarakat untuk tetap waspada terhadap cuaca ekstrem dan potensi bencana alam. Imbauan ini disampaikan Dedy Yon saat menyapa jemaah salat Tarawih di Masjid Nurul Hidayah Debong Kulon, Jumat, 20 Februari 2026 malam.
Dalam kesempatan tersebut, Dedy Yon didampingi Wakil Wali Kota Tegal Tazkiyyatul Mutmainnah, Sekretaris Daerah Agus Dwi Sulistyantono, serta perwakilan Forkopimda, Kepala OPD, Camat, dan Lurah. Ia menyoroti berbagai musibah yang melanda beberapa daerah di Indonesia, khususnya di Jawa Tengah.
“Di beberapa daerah di Indonesia telah terjadi bencana, sekarang banyak musibah seperti daerah sebelah dan di Jawa Tengah, banyak tanah longsor tanah, bergerak, banjir bandang hingga sampai menimbulkan korban jiwa. Kami turut prihatin banyak kejadian. Di Kota Tegal juga ketika rob di beberapa kelurahan, mengalami dampak, seperti di Muarareja, Tegalsari. Oleh karenanya semua agar tetap waspada,” ujar Dedy Yon.
Selain peringatan bencana, Wali Kota Tegal juga menekankan pentingnya menjaga lingkungan dan kesehatan keluarga. “Kesehatan sangatlah penting, oleh karenanya mari jaga bersama kesehatan keluarga. Bagi warga untuk tetap menjaga kebersihan, tidak membuang sampah sabarangan agar sungai sungai tetap bersih dan sampah tidak berjubel,” tambahnya.
Dedy Yon turut menjelaskan mengenai kondisi infrastruktur di Kota Tegal. Ia mengakui adanya beberapa ruas jalan yang rusak dan belum maksimal diperbaiki. “Anggaran pemerintah yang tidak besar karena ada efesiensi sehingga beban anggaran untuk perbaikan jalan belum maksimal, mohon maaf bila mana ada perbaikan yang belum terselesaikan,” jelasnya.
Tak hanya itu, Wali Kota juga menyampaikan permohonan maaf terkait kendala pelayanan PDAM. Ia menyebutkan bahwa kerusakan fasilitas penunjang PDAM akibat bencana alam menjadi penyebab terhambatnya distribusi air. “Ada beberapa pipa milik PDAM yang rusak sehingga menghambat distribusi kelancaran air, namun masih tetap diupayakan untuk perbaikan segera,” pungkas Dedy Yon.
